Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

Pemprov Kalsel · 11 Jun 2024 18:48 WIB

Menkopolhukam dan Paman Birin Sepakat Keterbukaan Informasi Kunci Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel


 Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memberikan cinderamata kepada Menko Polhukam RI Hadi Tjahjanto di kegiatan Rakornas ke-15 Komisi Informasi (KI) Pusat tahun 2024 di Hotel Galaxy Banjarmasin, Selasa (11/06/2024). foto-adpim Perbesar

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memberikan cinderamata kepada Menko Polhukam RI Hadi Tjahjanto di kegiatan Rakornas ke-15 Komisi Informasi (KI) Pusat tahun 2024 di Hotel Galaxy Banjarmasin, Selasa (11/06/2024). foto-adpim

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi (KI) Pusat Tahun 2024 di Hotel Galaxy Banjarmasin, Selasa (11/06/2024).

Rakornas dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto sekaligus sebagai pemateri utama atau keynote speaker.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel, dalam sambutannya berharap Rakornas ini menghasilkan kesepakatan atau ide – ide yang memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat Kalsel.

Di era global, imbuh Paman Birin, informasi menjadin hal penting dan tidak bisa disembunyikan. Transparansi membawa kepercayaan publik yang merupakan andalan bagi pemerintah agar benar-benar dapat diyakini oleh rakyat melalui program-program oleh pemerintah.

Sementara itu, Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro menyebutkan, Rakornas dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu elemen penting dalam mewujudkan RPJPN Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka. Karena informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional,” ungkapnya.

Donny menyampaikan, pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global.

“Untuk itu, Komisi Informasi butuh banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia”, lanjut Donny.

Sementara itu, Menkopolhukam Hadi Tjahjono dalam paparannya menegaskan, keterbukaan informasi merupakan peran kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel”, ucap Hadi.

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045. Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menerbitkan rekomendasi-rekomendasi konkret di forum Rakornas ke-15.

Di tempat yang sama, Plt Sekretaris KI Pusat Nunik Purwanti menyampaikan, dalam agenda nasional ini, terlibat peserta sejumlah 450 orang, secara hybrid yakni online dan offline.

Rakornas KI sendiri telah diadakan secara rutin dengan membahas isu-isu krusial yang dianggap perlu mendapat perhatian lebih terkait keterbukaan informasi publik di Indonesia. Mulai dari Rakornas pertama yang diselenggarakan Tahun 2009, hingga Rakornas KI ke-14 yang mengangkat pentingnya keterbukaan informasi dalam pemilu serentak 2024 pada tahun 2023.

Harapannya, kegiatan yang dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Provinsi Kalsel ini dapat memberikan kontribusi dan dampak positif bagi kemajuan keterbukaan informasi publik di seluruh Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang. (adpim)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Semarak Hari Jadi Kalsel & HUT RI, PPRSLU Budi Sejahtera Ajak Kai Nini Rekreasi

14 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Gubernur Kalsel Kukuhkan Paskibraka Tingkat Provinsi Tahun 2026, Bawa Nilai Kehormatan & Kecintaan kepada Tanah Air

14 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ahmad Sawiti Jadi Imam Sholat, Jamaah Padati Sholat Jumat Perdana Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

14 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Berikan Berbagai Penghargaan Hingga Terima Deviden PT Bangun Banua dalam Momentum Harjad Kalsel

14 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Puncak Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al- Banjari Meriah Penuh Khidmat

14 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Jadi Ikon Religi Baru, Gubernur Resmikan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari pada Hari Jadi Ke-76 Kalsel

14 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Trending di ADVERTORIAL