Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

HEADLINE · 4 Jul 2024 19:01 WIB

Data BPS, Gagal Panen Sumbang Angka Pengangguran di Kabupaten Banjar


 Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar, Arih Prasetyo. foto-haris/riceknews Perbesar

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar, Arih Prasetyo. foto-haris/riceknews

Sektor pertanian ternyata menyumbang jumlah pengangguran di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Penyebabnya, petani sering gagal panen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar, Arih Prasetyo mengungkapkan bahwa naiknya angka pengangguran terbuka di Bumi Barakat ini, salah satu dari sektor pertanian.

“Kondisi pertanian pada tahun 2023 terjadi musim hujan yang cukup panjang, hingga terjadi pergantian siklus pertanian, para petani akhirnya menganggur, ditambah adanya yang gagal panen. Ini mempengaruhi serapan tenaga kerja,” ujar Arih kepada riceknews, Kamis (4/7/2024).

Jika menilik data BPS, angka pengangguran terbuka pertahun 2023 mencapai 2,73% dengan total 8.433 jiwa. Naik tipis dari 2,72% di 2022.

“Dengan sektor pertanian merupakan tenaga kerja dominan di Kabupaten Banjar, menjadi jawaban mengapa terjadinya kenaikan tipis,” lanjutnya.

Arih mengatakan, seperti Juli 2024 ini cuaca sering berubah dalam kurun waktu sehari, hal ini sama seperti tahun sebelumnya. Menurutnya, para petani harus belajar dari pengalaman.

“Semoga kondisi dari tahun lalu menjadi pengalaman agar dapat mempersiapkan waktu tanam. Biasanya panen raya padi pada bulan Agustus – September, dengan kondisi cuaca seperti ini, semoga dapat menyesuaikan,” paparnya.

Arih berharap, tahun ini menjadi membaik dan tidak mengalami kenaikan angka pengangguran di Kabupaten Banjar.

“Semoga untuk proses pertanian di Kabupaten Banjar lancar dan baik. Angka 2,7 persen itu masih angka stabil,” pungkasnya. (hrs/hen)

Baca juga: Petani di Martapura Timur Sering Gagal Panen Akibat Terendam Banjir

Baca juga: Bupati Banjar Respons Petani Gagal Panen: Nanti Kita Cek

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Buru Api Marta Presisi Polres Banjar Gerak Cepat Jinakkan Titik Api di Belakang Gedung Bidlabfor

4 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Gelar Pisah Sambut Ketua PN Martapura, Bupati Banjar Apresiasi Pengabdian Pejabat Lama

4 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Peringati Hari Batik Nasional, TK Pertiwi Ranting Ajak Anak Belajar Membatik dengan Pewarna Makanan

4 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Asah Jiwa Wirausaha & Kreativitas Murid, SMP Negeri 1 Martapura Gelar Market Day

4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dorong Budidaya Ikan Terintegrasi, DKPP Banjar Luncurkan Papuyu Smart

2 Oktober 2026 - 20:50 WIB

TK ‘Aisyiyah Ranting IV Martapura Gelar Mewarnai Peringati Hari Kesaktian Pancasila

2 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL