Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

HEADLINE · 10 Sep 2024 10:19 WIB

Lantai Aula SMAN 7 Banjarmasin Tiba-tiba Ambruk Saat Kegiatan Sekolah


 Lantai Aula SMAN 7 Banjarmasin Tiba-tiba Ambruk Saat Kegiatan Sekolah Perbesar

Teriakan histeris memecah suasana di ruang aula SMA Negeri 7 Kota Banjarmasin, Senin (9/9/2024) siang.

Ratusan peserta yang seharusnya menyimak materi sosialisasi internal sekolah, seketika panik berlarian tatkala melihat beberapa teman mereka terperosok ke dalam lubang di sudut bangunan.

Lubang tersebut menganga usai lantai aula mendadak ambruk. Lantai keramik itu runtuh dan menimbulkan lubang sepanjang sekitar 10 meter.

Di tengah kepanikan, sejumlah armada ambulans yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi sejumlah pelajar yang tercebur di kolong bangunan.

Data sementara, ada 3 korban akibat insiden yang terjadi. Seorang siswa luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah usai mendapat penanganan medis. Sedangkan, 2 siswi lainnya dirujuk ke RS Bhayangkara lantaran mengalami syok mendalam.

Salah seorang guru SMAN 7 Banjarmasin, Mihrab mengaku sempat terdengar bunyi konstruksi patah sebelum lantai bangunan ambruk.

“Diluar perkirakan, sebab memang aula ini biasa kita gunakan untuk acara dengan peserta jumlah besar. Bahkan sosialisasi ini masih belum seberapa dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya,” ucapnya.

Sementara, hasil identifikasi BPBD Banjarmasin menduga insiden ambruknya lantai aula akibat bagian bawah lantai yang terendam air dalam waktu lama, sehingga konstruksi menjadi lapuk.

Selain itu, minimnya daerah resapan air membuat aliran terkurung di bawah kolong aula SMA Negeri 7 Banjarmasin.

“Dari peninjauan akibat terendam air dalam waktu lama. Apalagi mengingat usia bangunan sudah puluhan tahun dan belum pernah direnovasi.

Yoshi menambahkan, untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan pihak sekolah diminta mengosokan bangunan lantaran adanya indikasi ambruk susulan.

“Kita lihat banyak muncul retakan panjang di beberapa titik lantai bangunan. Ini harus sesegera mungkin ditangani,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

30 September 2026 - 07:40 WIB

TIM Selam Gabungan Berhasil Evakuasi Lima Korban KM VIRGO Transport 8

29 September 2026 - 20:03 WIB

Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

23 September 2026 - 17:10 WIB

Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

23 September 2026 - 14:14 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

20 September 2026 - 18:10 WIB

Trending di HEADLINE