Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 5 Des 2024 22:19 WIB

Panti Jompo Milik Dinsos Kalsel Dihuni Ratusan Lansia


 Panti Jompo Milik Dinsos Kalsel Dihuni Ratusan Lansia Perbesar

Riceknews.Id – Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, yang terletak di Jl. A Yani KM 21, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, menjadi tempat para lansia yang tak terurus atau terlantar.

Panti sosial yang bisa disebut Panti Jompo milik Pemprov Kalsel ini menerima para lansia yang nantinya akan mereka rawat. Tak kurang dari 180 lansia yang dirawat saat ini.

“Selain merawat para lansia, panti jompo ini juga merawat ODGJ yang telah selesai melakukan perawatannya rumah sakit jiwa,” ujar Kepala Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera Kalsel, Hairun Nisa, Kamis (5/12).

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, pihaknya selalu mengedepankan visi dan misi, di mana membuat para lansia merasa nyaman, tentram, dan bisa bersosialisasi layaknya di rumah sendiri.

“Kami tentunya juga memberikan layanan spiritual, yang dilaksanakan setiap hari Senin sampai Kamis, seperti Yasinan, hari Jumat bimbingan kesehatan, dan ada juga senam sehat bersama lansia, dan Sabtu ada bimbingan psikologi bimbingan fisik dan juga keterampilan lainnya,” paparnya.

Iya juga mengatakan jika nantinya ada masyarakat di Kalsel, mendapati adanya lansia terlantar di jalan ataupun karena keluarga yang tidak mampu, mereka bisa mendaftarkan ke Dinas Sosial yang ada di kabupaten/kota untuk didata terlebih dahulu.

“Setelah mendaftar ke Dinas Sosial, nanti mereka akan mendaftarkan lansia tersebut kepada kami melalui link pendaftaran, yang mana nantinya menjadi daftar tunggu kami,” katanya.

Mengapa menjadi daftar tunggu, ia menjelaskan hal ini disebabkan karena keterbatasan kamar yang dihuni dan pelayanan, sehingga jika ada yang kosong maka bisa untuk diisi.

“Misalnya ada yang meninggal atau ditarik kembali oleh keluarganya, nah itu baru kami bisa ambil dari daftar antrian yang mendaftar, dan itu pun sesuai dengan slot yang kosong, sehingga banyak sekali pendaftar yang masih menunggu,” terangnya.

Nenek Ida, seorang lansia penghuni panti jompo di situ mengatakan, dari segi pelayanan sudah baik dan memberikan rasa nyaman untuk dirinya.

“Ulun (saya) sudah 10 tahun di sini, untuk pelayanannya sudah sangat baik, ulun dilayani dengan baik, diberikan makan sesuai dengan kebutuhan, diberikan baju dan keperluan sehari-sehari oleh para petugasnya,” tandasnya.

Pewarta: Anang Mj Rachman

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemprov Kalsel Apresiasi Kinerja Aparat Polisi Ungkap 128,7 Kilogram Sabu

18 Juni 2026 - 20:44 WIB

Siap Layani Siswa Berkebutuhan Khusus, Disdikbud Kalsel Perluas Pendidikan Inklusi di 334 SMA & SMK

17 Juni 2026 - 19:28 WIB

Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Kalsel Sampaikan Raperda Penanaman Modal

17 Juni 2026 - 19:26 WIB

DPKP Kalsel Sukses Tanam Padi Apung di Tapin, Produktivitas Capai 6,5 Ton per Hektare

17 Juni 2026 - 19:22 WIB

Tindak Tegas Pelaku Begal Payudara, Kapolda Kalsel Akan Tingkatkan Patroli Malam

17 Juni 2026 - 16:16 WIB

Solusi bagi Kebutuhan Air Bersih Warga, Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar

17 Juni 2026 - 16:08 WIB

Trending di DAERAH