Menu

Mode Gelap
Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman

DAERAH · 17 Jun 2026 19:22 WIB

DPKP Kalsel Sukses Tanam Padi Apung di Tapin, Produktivitas Capai 6,5 Ton per Hektare


 DPKP Kalsel Sukses Tanam Padi Apung di Tapin, Produktivitas Capai 6,5 Ton per Hektare Perbesar

Ricek.ID – Syukuran panen padi apung digelar di Desa Margasari Hilir, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin pada Rabu (17/6/2026), yang menjadi bukti keberhasilan pemanfaatan lahan rawa melalui inovasi budidaya padi apung untuk mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kegiatan panen tersebut dihadiri Bupati Tapin yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin Zainal Abidin, perwakilan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Kalsel, Kepala Bidang PSP DPKP Provinsi, perwakilan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), BBI, BPTPH Kalsel, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin Muhammad Tri Asmoro, Camat Candi Laras Utara, unsur TNI dan Polri setempat, Kepala BPP Candi Laras Utara, para penyuluh pertanian, PPL, POPT, penyuluh swadaya, serta perwakilan kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Masliyana, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan petani dalam mengembangkan teknologi padi apung di wilayah rawa.

Ia menjelaskan panen kali ini menggunakan varietas Inpara 42 yang mampu menghasilkan produktivitas mencapai 6,5 ton gabah per hektare.

“Hasil ubinan yang dilakukan menunjukkan capaian 1,3 kilogram per stereofom, yang menjadi indikator baik terhadap potensi hasil panen di lahan tersebut,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa lahan rawa yang selama ini memiliki berbagai tantangan tetap dapat dioptimalkan sebagai sumber produksi pangan melalui penerapan teknologi dan pendampingan yang tepat.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin, Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani, penyuluh, dan pihak terkait yang telah mendukung pengembangan padi apung di Kabupaten Tapin.

Ia berharap keberhasilan panen tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Usai kegiatan panen dan syukuran, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui DPKP Kalsel juga menyerahkan bantuan sektor tanaman pangan kepada Kabupaten Tapin senilai Rp834 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi pertanian serta memperkuat kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Melalui keberhasilan panen padi apung ini, Kabupaten Tapin kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Kalsel, khususnya dalam pengembangan pertanian berbasis lahan rawa yang adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Media Gathering PT PTK dan PWI Kotabaru Dirangkai Aksi Sosial untuk Warga

22 September 2026 - 13:14 WIB

Trending di DAERAH