Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

DAERAH · 17 Jun 2026 19:22 WIB

DPKP Kalsel Sukses Tanam Padi Apung di Tapin, Produktivitas Capai 6,5 Ton per Hektare


 DPKP Kalsel Sukses Tanam Padi Apung di Tapin, Produktivitas Capai 6,5 Ton per Hektare Perbesar

Ricek.ID – Syukuran panen padi apung digelar di Desa Margasari Hilir, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin pada Rabu (17/6/2026), yang menjadi bukti keberhasilan pemanfaatan lahan rawa melalui inovasi budidaya padi apung untuk mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kegiatan panen tersebut dihadiri Bupati Tapin yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin Zainal Abidin, perwakilan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Kalsel, Kepala Bidang PSP DPKP Provinsi, perwakilan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), BBI, BPTPH Kalsel, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin Muhammad Tri Asmoro, Camat Candi Laras Utara, unsur TNI dan Polri setempat, Kepala BPP Candi Laras Utara, para penyuluh pertanian, PPL, POPT, penyuluh swadaya, serta perwakilan kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Masliyana, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan petani dalam mengembangkan teknologi padi apung di wilayah rawa.

Ia menjelaskan panen kali ini menggunakan varietas Inpara 42 yang mampu menghasilkan produktivitas mencapai 6,5 ton gabah per hektare.

“Hasil ubinan yang dilakukan menunjukkan capaian 1,3 kilogram per stereofom, yang menjadi indikator baik terhadap potensi hasil panen di lahan tersebut,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa lahan rawa yang selama ini memiliki berbagai tantangan tetap dapat dioptimalkan sebagai sumber produksi pangan melalui penerapan teknologi dan pendampingan yang tepat.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin, Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani, penyuluh, dan pihak terkait yang telah mendukung pengembangan padi apung di Kabupaten Tapin.

Ia berharap keberhasilan panen tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Usai kegiatan panen dan syukuran, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui DPKP Kalsel juga menyerahkan bantuan sektor tanaman pangan kepada Kabupaten Tapin senilai Rp834 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi pertanian serta memperkuat kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Melalui keberhasilan panen padi apung ini, Kabupaten Tapin kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Kalsel, khususnya dalam pengembangan pertanian berbasis lahan rawa yang adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar HAN 2026, Dorong Partisipasi & Kreativitas Anak

8 Agustus 2026 - 15:00 WIB

SBK Sasirangan Menjadi Merek Sasirangan Pertama dengan Sertifikat Halal

7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

SBK Sasirangan Juarai Kompetisi Inovasi Ramah Lingkungan

7 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Trase Lingkar Selatan Banjarbaru Siap Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

7 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Siapkan Layanan Uji KIR Kendaraan Listrik, Dishub Banjar Usulkan Pengadaan Alat Khusus Tahun Depan

7 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di ADVERTORIAL