Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DPRD · 10 Des 2024 19:40 WIB

H Riza Usul Tunjangan Dokter Spesialis dan Subspesialis Dinaikkan


 Wakil Ketua II DPRD Banjar H Akhmad Rizanie Anshari usul kenaikan tunjangan dokter spesialis dan subspesialis. foto-istimewa. Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Banjar H Akhmad Rizanie Anshari usul kenaikan tunjangan dokter spesialis dan subspesialis. foto-istimewa.

Riceknews.Id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Banjar, H Akhmad Rizanie Anshari, mengusulkan kepada pemerintah daerah menaikkan tunjangan dokter spesialis dan subspesialis. Pasalnya, tunjangan mereka termasuk terendah di Kalsel.

Sebelumnya, para dokter subspesialis yang bertugas di RSUD Ratu Zalecha Martapura menyampaikan aspirasi kepada H Riza, sapaan Rizanie, yang mengusul kenaikan tunjangan.

Menurut H Riza, aspirasi itu sangat realistis. Sebab, jika dibandingkan di daerah lain, tunjangan dokter spesialis hingga 40 jutaan perbulan. Sedangkan di Kabupaten Banjar masi berkisar 10 jutaan saja.

“Sudah saatnya tunjangan dokter spesialis dan subspesialis dinaikkan, yang spesialis Rp40 juta dan subspesialis Rp50 juta,” usul H Riza.

Ketua DPD NasDem Banjar ini menjelaskan, alasan tunjangan spesialis dan subspesialis dibedakan, karena untuk menjadi dokter subspesialis mesti menempuh pendidikan lanjutan yang lama dengan tak murah.

Kemudian, dokter subspesialis bertugas menangani kasus-kasus yang tidak dapat ditangani dokter spesialis. Tak kalah penting, keberadaan subspesialis menjadikan RSUD Ratu Zalecha sebagai rumah sakit rujukan dari rumah sakit yang tak punya dokter subspesialis/konsultan.

“Keberadaan para dokter subspesialis ini juga menambah pemasukan lebih besar bagi rumah sakit yang juga jadi pendapatan asli daerah (PAD),” pungkas H Riza.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Banjar Terima Pertanggungjawaban APBD 2025 & Setujui Empat Raperda

15 Juli 2026 - 05:19 WIB

DPRD Banjarbaru Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Kota Banjarbaru Tahun 2025

14 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Pertama Masuk Sekolah, Anggota Komisi IV DPRD Banjar Pastikan Program MBG Berjalan Optimal

14 Juli 2026 - 14:51 WIB

Fraksi PDI Perjuangan – Gerindra DPRD Nias Utara Tolak Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Sejumlah Kebijakan Pemda Nias Utara

14 Juli 2026 - 12:48 WIB

Pimpinan Bank Kalsel KCP Martapura Sering Berganti, Komisi II DPRD Banjar Berikan Soroti Tajam

7 Juli 2026 - 20:58 WIB

Di Tengah Efisien Anggaran, Komisi IV DPRD Banjar Soroti Anggaran Pelaksanaan Nanang Galuh Banjar

7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Trending di ADVERTORIAL