Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

OLAHRAGA · 11 Des 2024 12:24 WIB

Rizki Juniansyah Sabet Medali Kejuaraan Dunia Saat Tidur


 Lifter Indonesia Rizki Juniansyah melakukan angkatan dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 di Manama, Bahrain, Senin (9/12/2024). (ANTARA/HO-KONI Pusat). Perbesar

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah melakukan angkatan dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 di Manama, Bahrain, Senin (9/12/2024). (ANTARA/HO-KONI Pusat).

Riceknews.Id – Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, memastikan meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 saat sedang tidur di Hotel Manama, Bahrain, Senin (9/12/2024).

Rizki meraih medali perak setelah total angkatannya mencapai 340 kg di kelas 73 kg Grup B. Ia mengangkat 150 kg pada snatch dan 190 kg pada clean and jerk. Sementara itu, medali perunggu diraihnya berkat posisi ketiga pada kategori clean and jerk.

Setelah menyelesaikan angkatan di Grup B, Rizki memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat. Setelah seluruh peserta Grup A dan B menyelesaikan angkatan mereka, hasil gabungan dari kedua grup ini digunakan untuk menentukan pemenang.

“Saya tidak bisa mempercayainya. Saya sedang tidur di hotel ketika pelatih menelepon dan memberitahu bahwa saya meraih medali. Saya langsung bergegas menuju arena karena jaraknya hanya beberapa menit,” ujar Rizki kepada situs resmi International Weightlifting Federation (IWF).

Keberhasilan meraih dua medali di Kejuaraan Dunia 2024 ini mengejutkan Rizki, mengingat persiapannya yang tergolong singkat. Lifter berusia 23 tahun ini hanya memiliki waktu dua minggu untuk berlatih setelah Olimpiade Paris 2024.

Selain itu, Rizki juga harus menghadapi ujian emosional setelah kepergian ayahnya, Muhammad Yasin, yang meninggal dunia akibat kecelakaan motor pada 18 Oktober lalu.

“Saya hanya berlatih selama dua pekan untuk kompetisi ini. Saya sempat beristirahat setelah Olimpiade, dan pada Oktober saya kehilangan ayah saya. Persiapan untuk Kejuaraan Dunia ini sangat sulit,” tambah Rizki.

Medali emas pada kelas 73 kg di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 diraih oleh lifter asal Korea Utara, Ri Ryong Hyon, yang berhasil meraih dua medali emas untuk total angkatan dan clean and jerk.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Buka E-Sports Kapolri Cup 2026, Wakapolri Ajak Anak Muda Jadi Talenta Digital

9 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Kabupaten Banjar Berhasil Kawinkan Gelar Piala Gubernur Kalsel & Pangdam Cup XXII

9 Agustus 2026 - 17:31 WIB

706 Pesilat Kalimantan Ramaikan Piala Bupati Banjar Cup 2026

8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat HUT RI & Hari Jadi Kalsel di Perkantoran Pemprov Banjarbaru

8 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Indonesia Jadi Destinasi Pramusim Favorit Klub-Klub Sepak Bola Dunia, Menpora Berikan Sambutan Gembira

7 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Menpora Buka Indonesia Muaythai Championship 2026, Apresiasi Terobosan Muay Thai Aerobik

5 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Trending di OLAHRAGA