Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

PENDIDIKAN · 8 Jan 2025 22:37 WIB

YPKBI Bangun Sekolah Unggul IB Diploma dengan Beasiswa Penuh


 YPKBI Bangun Sekolah Unggul IB Diploma dengan Beasiswa Penuh Perbesar

Riceknews.Id – Dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) berkomitmen mempersiapkan generasi unggul melalui pembangunan sekolah dengan kurikulum International Baccalaureate (IB) Diploma. Sekolah-sekolah ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas tinggi dengan beasiswa penuh bagi siswa yang memenuhi syarat.

Pendiri YPKBI, Dirgayuza Setiawan, menegaskan bahwa salah satu langkah strategis untuk mencapai visi tersebut adalah meningkatkan jumlah lulusan SMA Indonesia yang melanjutkan pendidikan S1 di luar negeri, khususnya di kampus-kampus top dunia.

“Dengan lebih banyak mengirimkan lulusan SMA untuk kuliah S1 di luar negeri, kita dapat menciptakan generasi unggul yang memiliki kualitas diri yang lebih baik, pekerjaan yang menjanjikan, dan kapasitas untuk meningkatkan masyarakat di sekitarnya. Saat ini, jumlah lulusan Indonesia yang melanjutkan pendidikan S1 di Amerika Serikat, misalnya, masih jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Vietnam 15 kali lebih banyak dari Indonesia, Tiongkok 32 kali, dan Singapura 95 kali lipat lebih tinggi,” ujar Dirgayuza.

Kurikulum IB Diploma menjadi solusi strategis untuk mempercepat peningkatan jumlah siswa Indonesia yang diterima di universitas-universitas terkemuka dunia. Menurut Dirgayuza, kurikulum ini memiliki tingkat kesulitan tertinggi dibandingkan kurikulum lainnya, seperti A Level, O Level, maupun Kurikulum Merdeka.

“Lulusan IB Diploma dipastikan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni, sehingga mereka dapat langsung diterima di 100 universitas terbaik dunia,” jelas Dirgayuza, yang juga merupakan alumnus Oxford University.

Sebagai bagian dari upaya ini, Presiden Prabowo telah menugaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, untuk membangun 20 SMA berasrama dengan kurikulum IB Diploma selama lima tahun ke depan. Program ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan diharapkan dapat mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara-negara seperti Vietnam, India, dan Tiongkok.

Pada tahun 2025, YPKBI bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara dan Yayasan Sunni Global Darussalam membangun dua sekolah IB Diploma berasrama, yaitu SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Jawa Barat dan Global Darussalam Academy (GDA) di Yogyakarta.

SMA KTB akan memberikan beasiswa penuh bagi seluruh siswa, sementara GDA menyediakan beasiswa bagi siswa yang membutuhkan. Kedua sekolah ini membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Terintegrasi, dengan pendaftaran yang akan ditutup pada 22 Januari 2025. Calon siswa dapat mendaftar melalui tautan: bit.ly/DaftarWebinar-PPDBAKB.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perluas Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Banjarmasin Resmikan Mobil Pintar

7 Mei 2026 - 19:13 WIB

Prabowo Ingin Kampus Bantu Pemda Selesaikan Masalah Daerah

4 Mei 2026 - 20:53 WIB

Peringatan Hardiknas 2026, Wali Kota Banjarmasin Canangkan Budaya Sekolah Aman & Nyaman

4 Mei 2026 - 20:47 WIB

Hardiknas 2026, Banjarbaru Wujudkan Pendidikan Berkualitas Melalui Digitalisasi & Budaya ASRI

4 Mei 2026 - 20:42 WIB

Momentum Hardiknas, Bupati Banjar Ajak Hidupkan Kembali Semangat Pendidikan Nasional

4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hardiknas 2026, Sekda Kalsel Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Pendidikan

4 Mei 2026 - 20:02 WIB

Trending di DAERAH