Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

HEADLINE · 2 Mei 2026 11:49 WIB

ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir


 ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir Perbesar

Ricek.iD- Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Camara Nusantara 6, Prasetyo Adi Wibowo (24), yang dilaporkan terjatuh di perairan Pelabuhan Trisakti akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Sabtu (2/5/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA dengan posisi mengapung sejauh kurang lebih satu mil laut dari titik terakhir terlihat (Last Known Position/LKP). Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ulin untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, membenarkan penemuan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Seluruh tim telah bekerja maksimal sejak laporan diterima hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Peristiwa ini bermula pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 05.10 WITA, saat korban diduga terjatuh dari kapal ketika berada di kawasan pelabuhan. Laporan awal disampaikan oleh rekan kerja korban yang berada di kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Banjarmasin mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian. Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari TNI AL, Bakamla, kepolisian perairan, BPBD, relawan, hingga kru kapal.

Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di permukaan air serta pemantauan bawah air menggunakan peralatan khusus, termasuk teknologi pendeteksi objek. Kondisi cuaca yang relatif cerah membantu kelancaran operasi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada Sabtu pagi setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat.

Di sisi lain, kejadian ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja di sektor maritim. Pihak Basarnas mengimbau seluruh pekerja dan operator kapal untuk lebih disiplin dalam penggunaan alat keselamatan guna mencegah insiden serupa.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Polda Kalsel Gagalkan ​128,7 Kg Sabu Senilai Rp231 Miliar

18 Juni 2026 - 20:25 WIB

HUT ke-38, PTAM Intan Banjar Tebar Promo Besar

17 Juni 2026 - 17:21 WIB

Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

14 Juni 2026 - 14:02 WIB

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap

10 Juni 2026 - 08:59 WIB

Trending di EKOBIS