Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

Kab. Banjar · 22 Jul 2025 14:06 WIB

BPBD Banjar Gelar Program Desa Tangguh Bencana di Pembatanan Sungai Tabuk


 BPBD Banjar Gelar Program Desa Tangguh Bencana di Pembatanan Sungai Tabuk Perbesar

Riceknews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar membuka program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Pembatanan, Kecamatan Sungai Tabuk. 50 warga yang ikuti program ini diperkenalkan tentang tanda-tanda bencana dan cara mengamankan diri.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Yayan Daryanto, mengatakan sasaran pembentukan Destana terutaman di desa-desa yang sering alami bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

“Makanya pelatihan dan pembekalan kali ini harus dipahami agar meningkatkan kesiapsiagaan diri kita sebagai anggota relawan Destana untuk membantu masyarakat desa bila terjadi bencana,” kata Yayan, Senin (21/7/2025).

Yayan menambahkan, sebuah desa yang dapat menghadapi bencana ketika warganya memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman.

“Mampu mengorganisasikan sumber daya masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas agar mengurangi kerentanan dan risiko bencana susulan,” tambahnya.

Kemudian Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Abdullah Fahtar melanjutkan, Destana memiliki tujuan untuk melindungi warga sesuai Kajian Risiko Bencana (KRB).

“Kami menekankan untuk warga dan relawan pemerintah desa agar setelah Destana nanti mereka lebih aktif berperan dalam penanggulangan bencana, paling tidak untuk ruang lingkup desa ini,” kata Fahtar.

Lebih lanjut, para warga juga diberi tahu lokasi rawan bencana seperti banjir ataupun longsor dan cuaca ekstrim.

“Jadi kelompok rentan bisa segera dievakuasi bila ada bencana yang mengancam serta lebih mampu menghadapi bencana dan tantangan global kedepan. Sebab, bencana tidak hanya dari unsur alam tetapi juga non-alam seperti bencana sosial, pandemi, dan epidemi,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Siapkan Pemuda sebagai Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wabup Banjar Lantik 100 Dewan Hakim & Panitera MTQ XLIX

28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Maksimalkan Persiapan Evaluasi, Sekda Banjar Dorong OPD Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, PTAM Intan Banjar Pastikan Air Selama Musim Kemarau Tetap Aman Dikonsumsi

28 Juli 2026 - 21:14 WIB

Kabupaten Banjar Dilanda Pemadaman Listrik, Bupati Minta Satpol PP Perkuat Pengamanan

27 Juli 2026 - 19:50 WIB

LPTQ Banjar Gelar Rakerda Matangkan Persiapan MTQ & Pembinaan Kafilah

27 Juli 2026 - 19:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL