Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Kab. Banjar · 11 Agu 2025 18:03 WIB

Menyusul Kalsel, Kabupaten Banjar Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla


 Pemkab Banjar gelar Rakor Penanggulangan Karhutla di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (11/8/2025). Foto: RSB Perbesar

Pemkab Banjar gelar Rakor Penanggulangan Karhutla di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (11/8/2025). Foto: RSB

Riceknews.Id – Pemerintah Kabupaten Banjar menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyusul deteksi 165 titik api. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menetapkan status serupa pada 4 Agustus.

Penetapan status siaga ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (11/8/2025). Rakor tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, mengatakan rakor ini adalah tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Selatan mengenai upaya penjagaan hutan dan lahan. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.

“Kami berharap sinergi ini bisa dijalankan dengan baik karena kebencanaan, khususnya Karhutla, menjadi perhatian serius,” ujar Saidi.

Ia menambahkan, Satuan Tugas (Satgas) harus aktif dalam penjagaan dini dan promosi, serta mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran.

Karhutla dinilai memiliki dampak luas, tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada sektor transportasi dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, Saidi meminta dukungan penuh dari pemerintah provinsi, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan unsur lainnya, mengingat potensi kebakaran dapat meluas ke lintas wilayah.

Posko dan Edukasi di Lokasi Rawan

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyatakan status siaga diberlakukan meskipun curah hujan masih terjadi.

“Walaupun kita masih dibantu hujan atau kemarau basah, kita tetap siapkan status Banjar hari ini sebagai status siaga,” ungkap Yayan.

Sebagai langkah lanjutan, BPBD akan mendirikan posko di titik-titik rawan Karhutla, khususnya di daerah dengan banyak titik api seperti Kecamatan Paramasan dan Cintapuri. Wilayah-wilayah ini umumnya berada di kawasan hutan dan lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau.

Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk melakukan pemantauan intensif dan edukasi kepada masyarakat, guna mencegah meluasnya kebakaran dan menekan jumlah titik api yang muncul.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Festival Budaya Banjar 2026 Hadirkan Empat Kesenian Tradisional di Martapura

13 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Gelar Bimtek Olahan Waluh di Sungai Batang, DKPP Banjar Tingkatkan Nilai Jual Pangan Lokal

8 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Banjar Fasilitasi Peran Masyarakat Tangkal Radikalisme & Berita Hoaks

8 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Trending di ADVERTORIAL