Menu

Mode Gelap
KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

KESEHATAN · 29 Agu 2025 21:06 WIB

Cek Kesehatan Gratis Pelajar di Kalsel Libatkan Seluruh Puskesmas


 Cek kesehatan gratis bagi siswa SD di Kotabaru. Foto: istimewa Perbesar

Cek kesehatan gratis bagi siswa SD di Kotabaru. Foto: istimewa

Riceknews.Id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menargetkan ribuan pelajar dari jenjang SD hingga SMA. Program ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan cuma-cuma dan deteksi dini masalah kesehatan pada anak-anak.

Untuk mewujudkan program ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel melibatkan 242 puskesmas yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Program CKG telah dimulai sejak awal Agustus 2025 dan menyasar siswa berusia 7 hingga 17 tahun.

“Program CKG Sekolah sudah mulai awal Agustus, pelaksanaannya bertahap di sejumlah sekolah di kabupaten/kota,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kalsel, Ardiansyah.

Beragam Pemeriksaan Kesehatan

Ardiansyah menjelaskan, program ini sebenarnya sudah dimulai saat peluncuran Sekolah Rakyat pada Juli lalu sebagai uji coba.

Pemeriksaan yang dilakukan sangat komprehensif, meliputi: Mata dan telinga, Gigi, Kesehatan jiwa, Gizi, Hepatitis B dan C, Tekanan darah, TBC, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, gula darah, thalassemia, anemia pada remaja putri.

Item pemeriksaan akan disesuaikan dengan usia dan jenjang pendidikan siswa. Pemeriksaan ini akan berlangsung setiap tahun ajaran baru, dimulai Juli 2025, sebagai bagian dari penjaringan dan pemeriksaan berkala di sekolah.

“Target kami, minimal 50 persen siswa per sekolah menjalani pemeriksaan, dan secara keseluruhan menyasar 20 persen dari total siswa di Kalimantan Selatan,” ungkap Ardiansyah.

Deteksi Dini untuk Masa Depan Sehat

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas puskesmas yang ditugaskan di wilayah kerja masing-masing sekolah. Mereka bertanggung jawab mendatangi sekolah untuk melakukan pemeriksaan langsung.

Program ini dirancang sebagai langkah screening dini agar potensi masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal. Dengan begitu, pemerintah dapat segera melakukan intervensi medis atau rujukan, mencegah kondisi kesehatan yang lebih parah.

“Tujuannya agar anak-anak tetap sehat dan tidak sampai sakit parah. Kalau ada gejala atau potensi penyakit, bisa langsung ditindaklanjuti,” tegas Ardiansyah.

Dinkes Kalsel berharap seluruh sekolah terlibat aktif dan mendukung program ini demi masa depan anak-anak. Partisipasi sekolah sangat penting agar semua anak memperoleh hak yang sama dalam layanan kesehatan.

Program CKG ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menciptakan generasi pelajar yang lebih sehat, tangguh, dan produktif di masa depan.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Karhutla Sebabkan Kabut Asap, Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan

1 September 2026 - 21:10 WIB

Berpartisipasi di Kalsel Expo 2026, RSJ Sambang Lihum Hadirkan Layanan Deteksi Stres

13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

RSUD Ulin Banjarmasin Perkenalkan Layanan Stroke Modern di Kalsel Expo 2026

13 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Dinkes Kalsel Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi & Stunting

12 Agustus 2026 - 18:15 WIB

RSUD Ratu Zalecha Catatkan Peningkatan Kasus Pneumonia di Musim Kemarau, Puskesmas Dominasi Penanganan Kasus ISPA

6 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Perkuat Data Kesehatan Nasional, Kemenkes Integrasikan SatuSehat & Dukcapil

4 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Trending di KESEHATAN