Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 29 Okt 2025 10:31 WIB

Polda Kalsel dan Pemuda Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan


 Polda Kalsel dan Pemuda Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggandeng pemuda asli Banua untuk memperkuat stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) melalui pemberdayaan ekonomi dan fokus pada ketahanan pangan.

Kolaborasi strategis ini merupakan dukungan nyata terhadap program unggulan Pemerintah, Asta Cita. Sinergi tersebut diresmikan dalam acara bertajuk “Sinergi Pemuda Banua dan Polda Kalsel Mendukung Asta Cita untuk Ketahanan Pangan dalam rangka Harkamtibmas” di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Selasa (28/10/2025).

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Intelkam Polda Kalsel dan dipimpin oleh Dir Intelkam Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo ini dibuka langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Turut hadir perwakilan organisasi kepemudaan, mahasiswa, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsudin Noor, Kabinda Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Wakapolda, dan Pejabat Utama Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha, menyatakan kegiatan ini adalah upaya nyata untuk mendukung Program Asta Cita.

“Ketahanan pangan adalah fondasi penting untuk menjaga Harkamtibmas dan pilar utama sumber kekuatan strategis bangsa menuju Visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polda Kalsel berperan aktif tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi.

Kapolda memaparkan keberhasilan Polda Kalsel dalam mengembangkan berbagai inovasi ketahanan pangan yang mendapat apresiasi nasional, terutama budidaya jagung di lahan non-produktif (bekas rawan Karhutla). Inovasi lainnya mencakup hidroponik di greenhouse dan bioflok ikan air tawar.

Keberhasilan ini, lanjutnya, terwujud berkat Kolaborasi Pentahelix yang melibatkan Polri, Pemerintah, Akademisi (seperti ULM), Pelaku Usaha, Pemuda, Komunitas, dan Media. Program ini juga membuka peluang ekonomi produktif bagi masyarakat Banua.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengajak seluruh Pemuda Banua untuk berpartisipasi aktif. “Pemuda adalah wajah masa depan dan agen perubahan yang akan menentukan arah Banua menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Apresiasi Boxing Sport Tourism, Pemko Banjarbaru Berharap Dapat Promosikan Pariwisata Daerah

27 Juni 2026 - 04:52 WIB

Resmi Dibuka, Boxing Sport Tourism Aeris Hotel Sajikan 12 Partai Pertandingan

27 Juni 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu

26 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dispora & FORSGI Kalsel Dorong Pembinaan Atlet melalui Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 & U-12

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Bunda PAUD Banjarmasin Ajak Para Pendidik Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan

26 Juni 2026 - 19:28 WIB

Di Buka Sekda Banjarmasin, Public Hearing Standar Pelayanan Disperdagin Serap Aspirasi Masyarakat

26 Juni 2026 - 19:25 WIB

Trending di Banjarmasin