Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 26 Jun 2026 19:49 WIB

Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu


 Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu Perbesar

Ricek.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin lakukan peninjau lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin pada Jumat (26/6/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan dengan menghadirkan fasilitas medis berteknologi tinggi di Banua.

Dalam kunjungannya, Gubernur memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekaligus meninjau rencana pengembangan rumah sakit.

Fasilitas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya untuk penanganan penyakit jantung dan layanan kedokteran nuklir yang selama ini masih terbatas.

Selain meninjau lokasi pembangunan, Gubernur Muhidin juga menjalani Medical Check Up (MCU) VIP yang kini telah tersedia di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh sebagai bagian dari pengenalan layanan unggulan rumah sakit.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Gubernur, Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib, Kepala Bidang Cipta Karya Ryan Tirta Nugraha, Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh dr. Tabiun Huda beserta jajaran direksi.

Gubernur Kalsel Muhidin menjelaskan lahan yang telah disiapkan mencapai sekitar satu hektare dan akan dimanfaatkan untuk pembangunan pusat layanan kesehatan modern, termasuk fasilitas kedokteran nuklir yang mampu mendeteksi berbagai penyakit secara lebih akurat.

“Rencana ke depan kita akan membangun layanan kedokteran nuklir. Teknologi ini mampu membaca berbagai kondisi penyakit di dalam tubuh secara lebih lengkap. Selain itu akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk tempat menginap bagi pasien dan keluarga selama menjalani proses pengobatan,” ujarnya.

Muhidin menambahkan pembangunan tersebut direncanakan mulai diusulkan pada tahun 2027. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2028.

Menurutnya, keberadaan layanan kedokteran nuklir menjadi kebutuhan penting bagi Kalimantan Selatan karena merupakan salah satu teknologi diagnostik paling mutakhir yang mampu melengkapi layanan CT Scan berteknologi tinggi yang telah dimiliki pemerintah daerah.

“Layanan ini nantinya akan melayani seluruh masyarakat, baik pasien BPJS, pasien umum maupun pembiayaan lainnya. Kita ingin masyarakat Kalimantan Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik tanpa harus keluar daerah,” katanya.

Sementara itu Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda, menyambut baik dukungan Gubernur terhadap pengembangan rumah sakit tersebut. Menurutnya, pembangunan Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung Terpadu akan menjadi lompatan besar dalam peningkatan layanan kesehatan di Kalimantan.

“Ini merupakan prioritas Bapak Gubernur untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kalimantan Selatan. Dengan adanya layanan kedokteran nuklir, proses diagnosis akan menjadi lebih detail dan akurat sehingga mendukung penanganan pasien secara optimal,” ujarnya.

Tabiun Huda memastikan rumah sakit telah memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan layanan tersebut. Saat ini, yang diperlukan adalah penyediaan peralatan dan sarana prasarana pendukung.

“SDM sudah siap, tinggal melengkapi alat dan fasilitasnya. Nantinya layanan ini juga dapat dimanfaatkan oleh pasien BPJS maupun pasien umum,” jelasnya.

Tabiun Huda berharap pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat Kalsel tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk memperoleh layanan kedokteran nuklir maupun pelayanan jantung terpadu.

“Dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sasirangan Kotabaru Siap Tampil di Fashion Show Nasional

7 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kotabaru Jadi Tuan Rumah, Malam Ramah Tamah Hari Pramuka ke-65 Digelar

7 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Progres Jembatan Pulau Laut

6 Oktober 2026 - 21:18 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Tanah Laut Beri Kejutan untuk Dandim

6 Oktober 2026 - 18:55 WIB

DPRD Kotabaru Minta PLN Jelaskan Pemadaman Listrik Bergilir

6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

DPRD Kotabaru Rekomendasikan Penghitungan Ulang Suara Tidak Sah Pilkades Sampanahan

6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Trending di ADVERTORIAL