Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

HEADLINE · 9 Nov 2025 11:03 WIB

500 Jukung Meriahkan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025


 Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025 di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (9/11/2025). Foto: RSB Perbesar

Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025 di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (9/11/2025). Foto: RSB

Martapura, Ricek.ID – Sebanyak lima ratus jukung (perahu tradisional) memadati Sungai Martapura dalam pelaksanaan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025 di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (9/11/2025) pagi.

Festival tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) ini dibuka secara simbolis dengan pemutaran tanggui (topi tradisional) dan pelepasan kembang api asap.

Ikon Wisata Unggulan dan WBTB

Pembukaan resmi dilakukan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H Ikhwansyah, yang mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur.

Di hadapan para pedagang, Ikhwansyah menyampaikan bahwa festival ini adalah bentuk pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Banjar yang telah diwariskan turun-temurun. Ia menyebut Pasar Terapung Lok Baintan sebagai ikon pariwisata unggulan yang merepresentasikan kehidupan masyarakat sungai dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

“Kita patut berbangga karena Pasar Terapung Lok Baintan telah menjadi bagian dari kawasan Geopark Meratus, destinasi berkelas dunia berbasis alam dan budaya. Selain itu, pada 2015 pasar terapung ini juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” ujar Ikhwansyah.

Pengakuan tersebut, lanjutnya, menegaskan bahwa tradisi jual beli di atas perahu bukan hanya milik masyarakat Banjar, tetapi juga warisan bangsa yang harus dijaga.

Ikhwansyah berharap festival ini dapat meningkatkan promosi pariwisata Kabupaten Banjar di tingkat nasional dan internasional, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku UMKM dan perajin lokal.

Antusiasme dan Nilai Historis Kuat

Kepala Disbudporapar Banjar, H Irwan Jaya, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat setiap tahun menunjukkan bahwa pasar terapung memiliki nilai historis dan daya tarik wisata yang kuat.

Ia merinci, sejumlah kegiatan telah digelar untuk memeriahkan acara, seperti lomba formasi jukung Banjar, balap jukung baanam, balap jukung acil Lok Baintan, kuliner terapung, hingga pentas seni dan budaya di panggung terapung.

“Selama dua hari pelaksanaan, jumlah pengunjung meningkat menjadi tiga hingga lima ribu orang berdasarkan sirkulasi perahu yang datang,” jelas Irwan Jaya.

Ia menegaskan, pasar terapung bukan sekadar atraksi wisata, tetapi ekosistem ekonomi budaya yang harus terus dilestarikan. Pelestarian ini dilakukan salah satunya dengan menjaga sistem transaksi manual atau barter sebagai ciri khas budaya sungai.

Acara yang cukup menarik perhatian itu diwarnai oleh para pedagang yang didominasi ibu-ibu. Mereka menggunakan busana sasirangan sambil menjajakan hasil kebun, sayur-mayur, buah-buahan, kue tradisional, hingga produk kerajinan.

Festival ditutup dengan sesi pembagian doorprize kepada pedagang yang dipandu oleh Pj Sekda dan pejabat lainnya.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

8 Mei 2026 - 19:15 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

7 Mei 2026 - 09:20 WIB

Kalsel Kembali Berduka, KH. Husin Naparin Tutup Usia

6 Mei 2026 - 17:38 WIB

Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Trending di DAERAH