Menu

Mode Gelap
Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin

Pemprov Kalsel · 3 Des 2025 17:02 WIB

Wamendagri Tekankan Netralitas Pasca Pilkada 2024: Bappeda Sebagai Otak dan Navigator Pembangunan


 Wamendagri Akhmad Wiyagus dalam Rakor Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/11/2025). Foto: MC Kalsel Perbesar

Wamendagri Akhmad Wiyagus dalam Rakor Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/11/2025). Foto: MC Kalsel

Banjarmasin, Ricek.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus memerintahkan seluruh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia untuk menjaga netralitas pasca-Pilkada 2024. Perintah ini disampaikan Wamendagri sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/11/2025), Wiyagus menegaskan bahwa Bappeda memiliki mandat strategis sebagai “otak dan navigator pembangunan.”

“Sekda dan Kepala Bappeda harus menempatkan diri secara profesional dan netral. Netralitas bukan sekadar etika, tetapi fondasi untuk menjaga keberlanjutan pembangunan,” tegas Wiyagus.

Wamendagri juga memaparkan target ambisius dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang mencakup delapan prioritas nasional serta target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.

“Target itu bukan angka di atas kertas, namun perintah kerja yang menuntut perencanaan matang dan eksekusi presisi,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, Wiyagus mengingatkan bahwa percepatan realisasi anggaran di daerah sangat krusial. Ia meminta Bappeda memastikan alokasi dana tepat sasaran karena belanja pemerintah masih memiliki daya ungkit kuat.

Ia menutup arahannya dengan menekankan bahwa forum Rakor ini merupakan momentum krusial untuk melakukan penyelarasan dan sinkronisasi target pembangunan antara pusat dan daerah.

“Bappeda adalah dapur pembangunan. Jika perencanaan benar, berbasis data, dan berorientasi hasil, maka pembangunan akan berjalan baik dan selaras,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL