Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

Pemprov Kalsel · 9 Des 2025 20:48 WIB

Refleksi Akhir Tahun Kalsel: Wagub Hasnuryadi Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan sebagai Kekuatan Utama


 Refleksi Akhir Tahun Kalsel: Wagub Hasnuryadi Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan sebagai Kekuatan Utama Perbesar

Banjarmasin, Ricek.ID – Menjelang akhir tahun 2025, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengajak seluruh masyarakat Banua merefleksikan pentingnya menjaga kehidupan yang damai, rukun, dan penuh kepedulian. Ia menekankan bahwa kerukunan adalah kebutuhan nyata yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Wagub Hasnuryadi saat membuka acara Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar di Studio 2 TVRI Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (9/12/2025). Pertemuan tersebut mengangkat tema sentral, “Kerukunan Umat Beragama dalam Bingkai Kebudayaan Indonesia”.

Wagub menegaskan, kerukunan bukan sekadar slogan, melainkan fondasi yang memberikan ruang aman bagi masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan membangun keluarga.

“Apa yang sudah baik dalam kebersamaan kita, harus kita teruskan. Kalau Banua kita rukun, maka masyarakat bisa hidup lebih tenang, usaha bisa berkembang, dan anak-anak kita tumbuh dengan rasa aman,” pesannya.

Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Pedoman

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, Wagub kembali menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Banua adalah kekuatan yang menyatukan, bukan alasan untuk berjarak.

“Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan di dinding sekolah. Itu pedoman agar dalam perbedaan, kita tetap satu: menjaga Banua, menjaga Indonesia,” ucap Wagub.

Ia juga mengingatkan bahwa kejadian kelam di masa lalu harus menjadi pelajaran. Jika kerukunan retak, yang paling merasakan akibatnya adalah masyarakat kecil yang bergantung pada ketenangan untuk mencari nafkah.

“Semua agama mengajarkan cinta kasih. Dengan saling menghormati, kita sebenarnya sedang melindungi diri kita sendiri, melindungi keluarga kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hasnuryadi juga menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir bandang dan longsor yang menimpa warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala PKUB Setjen Kemenag RI, Ketua dan pengurus FKUB Provinsi Kalsel, serta perwakilan instansi dan organisasi terkait lainnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Disdukcapil Kalsel Monitoring Perekaman KTP-el Pemilih Pemula di SMAN 1 Banjarbaru

16 September 2026 - 20:05 WIB

Pemprov Kalsel Tegaskan Layanan Publik & Penguatan Fiskal Jadi Fokus RAPBD 2027

16 September 2026 - 20:03 WIB

Dispersip Kalsel Dorong Budaya Membaca & Berpikir Kritis dalam Peringatan Hari Literasi Internasional 2026

16 September 2026 - 19:04 WIB

Trending di ADVERTORIAL