Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

INFRASTRUKTUR · 8 Jan 2026 12:28 WIB

Progres Jembatan Semayap–Jelapat Hadapi Kendala Teknis di Tahap Pondasi


 Progres Jembatan Semayap–Jelapat Hadapi Kendala Teknis di Tahap Pondasi Perbesar

Ricek.IDKotabaru– Proyek pembangunan Jembatan Semayap–Jelapat di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, saat ini tengah memasuki tahap pemancangan pondasi. Namun demikian, pelaksanaan pekerjaan di lapangan mengalami sejumlah hambatan teknis yang berdampak pada pergerakan alat berat.

Hal tersebut disampaikan pihak pelaksana proyek pada Kamis (8/1/2026). Manajer Pelaksana Kontraktor, Hadi Gultom, mengungkapkan bahwa meskipun sterilisasi area proyek telah dilakukan sejak awal pekerjaan, tim pelaksana masih menghadapi kendala serius terkait keberadaan utilitas kabel jaringan di lokasi pembangunan.

“Masalah utama yang kami hadapi adalah masih adanya kabel jaringan telekomunikasi yang melintas di area pemancangan. Hal ini cukup mengganggu ruang gerak alat berat dan memperlambat progres pekerjaan,” ujar Hadi.

Selain penanganan terhadap utilitas kabel tersebut, pihak kontraktor juga berharap kondisi cuaca yang lebih bersahabat. Menurutnya, “faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses konstruksi, khususnya pada tahap pekerjaan pondasi,”.

Di tengah berlangsungnya proyek dan berbagai kendala teknis tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotabaru memastikan bahwa arus lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan tetap terkendali.

Staf Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kotabaru, Amiryadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi lalu lintas dari kedua arah terpantau lancar.

“Pengaturan lalu lintas dilakukan melalui skema pengalihan. Kendaraan dari luar kota diarahkan masuk melalui jalur Silver, sementara arus keluar dialihkan menuju arah Padat Karya melalui jalan lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, Dishub juga telah menyiapkan akses jalan sementara di sekitar area proyek yang diperuntukkan khusus bagi kendaraan roda dua guna memudahkan mobilitas masyarakat setempat.

Dengan sinergi antara percepatan penanganan teknis di lapangan dan pengelolaan lalu lintas yang optimal, diharapkan dampak pembangunan Jembatan Semayap–Jelapat terhadap aktivitas masyarakat Kotabaru dapat diminimalisir, meskipun proyek masih dihadapkan pada kendala utilitas kabel jaringan.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

309 Jamaah Haji Kotabaru Diberangkatkan, Jamaah Termuda Baru 18 Tahun

10 Mei 2026 - 14:39 WIB

HMI Kotabaru–Tanah Bumbu Resmi Dilantik, Siap Kawal Pembangunan Daerah

9 Mei 2026 - 15:46 WIB

Pastikan Jalan Di Banjarbaru Mulus, Camat & Lurah Diinstruksikan Cepat Respons Keluhan Warga

7 Mei 2026 - 19:27 WIB

Program Kawasan Peradaban Banjarmasin, Akan Jadi Permukiman Terpadu & Pusat Pendidikan Rakyat

7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kotabaru Siaga Bencana 2026, Pemkab Ingatkan Ancaman El Nino dan Karhutla

7 Mei 2026 - 07:10 WIB

Kotabaru Terbaik di Kalimantan, Menangi Kategori Creative Financing 2026

6 Mei 2026 - 07:45 WIB

Trending di ADVERTORIAL