Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

INFRASTRUKTUR · 8 Jan 2026 12:28 WIB

Progres Jembatan Semayap–Jelapat Hadapi Kendala Teknis di Tahap Pondasi


 Progres Jembatan Semayap–Jelapat Hadapi Kendala Teknis di Tahap Pondasi Perbesar

Ricek.IDKotabaru– Proyek pembangunan Jembatan Semayap–Jelapat di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, saat ini tengah memasuki tahap pemancangan pondasi. Namun demikian, pelaksanaan pekerjaan di lapangan mengalami sejumlah hambatan teknis yang berdampak pada pergerakan alat berat.

Hal tersebut disampaikan pihak pelaksana proyek pada Kamis (8/1/2026). Manajer Pelaksana Kontraktor, Hadi Gultom, mengungkapkan bahwa meskipun sterilisasi area proyek telah dilakukan sejak awal pekerjaan, tim pelaksana masih menghadapi kendala serius terkait keberadaan utilitas kabel jaringan di lokasi pembangunan.

“Masalah utama yang kami hadapi adalah masih adanya kabel jaringan telekomunikasi yang melintas di area pemancangan. Hal ini cukup mengganggu ruang gerak alat berat dan memperlambat progres pekerjaan,” ujar Hadi.

Selain penanganan terhadap utilitas kabel tersebut, pihak kontraktor juga berharap kondisi cuaca yang lebih bersahabat. Menurutnya, “faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses konstruksi, khususnya pada tahap pekerjaan pondasi,”.

Di tengah berlangsungnya proyek dan berbagai kendala teknis tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotabaru memastikan bahwa arus lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan tetap terkendali.

Staf Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kotabaru, Amiryadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi lalu lintas dari kedua arah terpantau lancar.

“Pengaturan lalu lintas dilakukan melalui skema pengalihan. Kendaraan dari luar kota diarahkan masuk melalui jalur Silver, sementara arus keluar dialihkan menuju arah Padat Karya melalui jalan lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, Dishub juga telah menyiapkan akses jalan sementara di sekitar area proyek yang diperuntukkan khusus bagi kendaraan roda dua guna memudahkan mobilitas masyarakat setempat.

Dengan sinergi antara percepatan penanganan teknis di lapangan dan pengelolaan lalu lintas yang optimal, diharapkan dampak pembangunan Jembatan Semayap–Jelapat terhadap aktivitas masyarakat Kotabaru dapat diminimalisir, meskipun proyek masih dihadapkan pada kendala utilitas kabel jaringan.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Indocement Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Musim Kemarau

14 September 2026 - 17:33 WIB

22 Ketua PAC Hanura se-Kotabaru Dilantik, Sayed Sultan: PAC Ujung Tombak Partai

13 September 2026 - 19:14 WIB

Apel Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Penyerahan Logistik & Deklarasi Damai Di Kecamatan Pulau Sembilan Berjalan Aman & Kondusif

10 September 2026 - 19:05 WIB

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

10 September 2026 - 15:05 WIB

Dinas PUPR Kalsel Perkuat Sistem Tata Air & Pembasahan Lahan Cegah Perluasan Karhutla

9 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di ADVERTORIAL