Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 14 Jan 2026 17:50 WIB

DPRD Banjar Kawal Penyaluran 600 Paket MBG untuk Korban Banjir


 DPRD Banjar Kawal Penyaluran 600 Paket MBG untuk Korban Banjir Perbesar

Martapura, Ricek.ID – Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Tungkaran menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah wilayah Kabupaten Banjar yang terdampak bencana banjir, Rabu (14/1/2026).

Sebanyak 600 paket makanan bergizi disalurkan ke tiga titik fokus, yakni Desa Tungkaran, Desa Bincau, serta lokasi pengungsian di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora, turut hadir mendampingi langsung proses penyaluran bantuan tersebut. Ia menekankan bahwa program MBG dialihkan sementara untuk membantu warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan akibat dapur rumah mereka terendam air.

“Dalam kondisi banjir seperti ini, masyarakat kesulitan untuk memasak. Oleh karena itu, MBG hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan,” ujar Irwan.

Irwan menegaskan, pemenuhan asupan gizi sangat krusial di tengah kondisi bencana untuk menjaga imunitas para pengungsi, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Selain menyalurkan bantuan, Irwan juga meninjau kondisi pengungsian untuk memastikan keamanan dan kelayakan fasilitas bagi warga.

Pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara berkelanjutan hingga banjir surut.

Tidak Mengganggu Jatah Siswa

Sementara itu, Pelaksana SPPG Tungkaran, Muhammad Rody, menjelaskan teknis penyaluran bantuan ini. Berbeda dengan penyaluran rutin ke sekolah yang menggunakan wadah ompreng, makanan bagi korban banjir disajikan dalam bentuk bungkusan agar lebih praktis.

Rody memastikan bahwa inisiatif sosial ini tidak memotong atau mengganggu jatah MBG bagi siswa penerima manfaat reguler. Hal ini dimungkinkan karena kapasitas produksi dapur umum masih memiliki ruang lebih.

“Produksi rutin kami saat ini di angka 2.000 porsi, sedangkan kapasitas maksimal produksi mencapai 3.000 porsi. Jadi, kami masih dapat menyalurkan tambahan sekitar 500 hingga 600 porsi MBG ini khusus untuk para korban banjir sesuai petunjuk teknis yang ada,” pungkas Rody.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Siaga Karhutla, Pemkab Banjar Fokuskan Pengawasan di Enam Kecamatan

2 Juli 2026 - 18:27 WIB

Segera Luncurkan Papuyu Presto, UMKM Panila Manis Lengkapi Deretan Olahan Ikan Lokal

2 Juli 2026 - 16:59 WIB

Bentuk Kelompok Pengolah Ikan, DKPP Banjar Fasilitasi Pelaku UMKM Urus NIB

2 Juli 2026 - 16:54 WIB

Tingkatkan Legalitas & Standar Keamanan Pangan, Program Studi Farmasi ULM Berikan Pendampingan bagi UMKM Frozen Food Martapura

2 Juli 2026 - 16:51 WIB

Kajian Observasi Varietas Padi & Cabai Rawit Distan Banjar Amankan Hak Paten Kekayaan Hayati Lokal

2 Juli 2026 - 06:45 WIB

Wabup Banjar Pimpin Peninjauan Progres Peningkatan Jalan Sekumpul & Drainase Gang Taufik

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Trending di ADVERTORIAL