Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

Banjarbaru · 9 Mar 2026 20:18 WIB

Banjarbaru Dikejar Waktu Benahi Pengelolaan Sampah


 Staf Ahli Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Kementerian Lingkungan Hidup, Noer Adi Wardojo. Perbesar

Staf Ahli Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Kementerian Lingkungan Hidup, Noer Adi Wardojo.

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru kini berpacu dengan waktu untuk membenahi sistem pengelolaan sampah. Meski berstatus sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang terus berkembang, tingkat pengelolaan sampah di kota ini baru mencapai sekitar 11 persen.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pemerintah pusat mengingatkan agar sisa 89 persen sampah yang masih menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) segera ditangani melalui langkah yang lebih strategis dan terintegrasi.

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Noer Adi Wardojo, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kepemimpinan yang kuat dan terkoordinasi.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, kepala daerah memiliki peran utama sebagai komando tertinggi dalam penanganan persoalan sampah di daerah.

“Komandan pengelolaan sampah adalah Bupati dan Wali Kota. Mereka harus memimpin langsung, karena ini bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Pasar harus menata sampah pasar, sektor pariwisata juga harus memastikan hotel, restoran, dan kafe mampu mengelola sampah secara mandiri,” ujar Noer Adi Wardojo saat ditemui di kawasan Lapangan Murjani, Banjarbaru.

Ia menambahkan, saat ini teknologi dan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah sebenarnya sudah tersedia. Tantangan utama yang tersisa adalah komitmen dan keseriusan dalam pelaksanaan di lapangan.

“Sekarang pertanyaannya sederhana, mau atau tidak? Jangan menunggu lagi, segera laksanakan,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarbaru menyadari bahwa ketergantungan pada TPA tidak dapat terus berlanjut. Upaya pengurangan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani, mengakui bahwa rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sampah di daerah tersebut.

“Pekerjaan rumah terbesar kami adalah partisipasi masyarakat dalam memilah sampah yang masih sangat rendah. Edukasi akan terus kami dorong agar pengelolaan sampah dapat diselesaikan sejak dari rumah tangga, sehingga volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang,” jelas Shanty.

Pemerintah Kota Banjarbaru juga tengah melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala di lapangan. Selain itu, penguatan infrastruktur pengelolaan sampah seperti Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap kelurahan menjadi salah satu langkah strategis yang disiapkan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung target penguatan sistem pengelolaan sampah Kota Banjarbaru secara bertahap hingga tahun 2029.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL