Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

DPRD · 30 Mar 2026 18:33 WIB

Desak Implementasi PP TUNAS, DPRD Kotabaru Minta Bupati Segera Terbitkan Aturan Turunan


 Desak Implementasi PP TUNAS, DPRD Kotabaru Minta Bupati Segera Terbitkan Aturan Turunan Perbesar

Kotabaru, Ricek.ID –Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang mulai diberlakukan secara luas sejak 28 Maret 2026, dinilai harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Namun hingga kini, publik masih menantikan langkah konkret dari pihak eksekutif daerah dalam menerjemahkan regulasi tersebut ke dalam kebijakan turunan yang lebih teknis dan aplikatif di lapangan.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotabaru, Dr. Gewsima Mega Putra, SE, MM. Ia meminta Bupati Kotabaru agar tidak membiarkan regulasi tersebut berhenti sebatas dokumen administratif tanpa implementasi nyata.

Menurutnya, keberadaan PP TUNAS merupakan bentuk kehadiran negara dalam merespons berbagai ancaman di ruang digital, khususnya terhadap anak. Namun, tanpa adanya aturan turunan seperti Surat Edaran (SE) Bupati, upaya perlindungan tersebut dinilai belum memiliki daya tekan yang kuat.

“Jika tidak segera ditindaklanjuti dengan kebijakan daerah, maka semangat perlindungan anak hanya akan menjadi dokumen yang tidak efektif di lapangan,” ujarnya.

Putra juga menyoroti meningkatnya fenomena kecanduan game online dan media sosial di kalangan anak-anak yang dinilai berpotensi mengganggu kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ia menilai anak-anak saat ini berada dalam situasi rentan akibat paparan konten digital yang tidak terkontrol.

Berbagai ancaman di ruang digital, seperti konten kekerasan, pornografi terselubung, hingga potensi penyalahgunaan data pribadi, disebutnya menjadi alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah tegas.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak pada penurunan prestasi akademik, gangguan kesehatan mental, serta berkurangnya interaksi sosial anak di lingkungan nyata.

“Ini bukan lagi sekadar persoalan gaya hidup, tetapi sudah menjadi ancaman serius terhadap masa depan generasi muda,” tegasnya.

Sebagai solusi, Putra mengusulkan agar pemerintah daerah segera menerbitkan Surat Edaran Bupati yang memuat langkah-langkah konkret, di antaranya pembatasan waktu penggunaan gadget bagi anak usia sekolah, penguatan pengawasan antara sekolah dan orang tua, peningkatan literasi digital, serta pengendalian akses terhadap platform digital berisiko tinggi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus berperan aktif dalam menghadapi dampak negatif digitalisasi dan tidak hanya menjadi penonton.

“Pemerintah harus hadir sebagai pelindung, memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan yang aman, termasuk di ruang digital,” pungkasnya.

Dorongan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam memperkuat perlindungan anak melalui kebijakan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Lepas Kontingen POPDA Kotabaru, Pemkab Kotabaru Targetkan Masuk Lima Besar Kalsel

15 Mei 2026 - 21:50 WIB

Rangkaian Harjad ke-76 Kotabaru, Festival Olahraga Tradisional & Street Soccer Berjalan Sukses

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

Sekda Kotabaru Tekankan Disiplin ASN dan Profesionalisme WFH

13 Mei 2026 - 08:50 WIB

Wabup Kotabaru Pastikan Jalan dan Jembatan di Pamukan Segera Diperbaiki

13 Mei 2026 - 07:30 WIB

Wisata Teluk Tamiang Bakal Dipasang PJU, Bupati Kotabaru Langsung Cek Lokasi

12 Mei 2026 - 22:27 WIB

Kloter 13 Embarkasi Banjarmasin Jamaah Haji Kotabaru dan Tanah Bumbu Berangkat ke Tanah Suci

12 Mei 2026 - 09:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL