Ricek.ID – Jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru akhirnya resmi berganti. Muhammad Syahrial atau yang lebih dikenal dengan sapaan Haji Iyal kini sah mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Banjarbaru dalam masa jabatan periode 2024–2029.
Pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Banjarbaru pada Rabu (1/7/2026). Prosesi pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Banjarbaru, Agus Safuan Amijaya, disaksikan jajaran anggota DPRD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru yang dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, Kanafi.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan legislatif Banjarbaru. Di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, DPRD dituntut tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, tetapi juga menjadi jembatan utama dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Mengawali masa kepemimpinannya, Haji Iyal menegaskan jabatan Ketua DPRD bukan sekadar simbol kekuasaan politik, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Politikus Partai Golkar tersebut usai dilantik mengaku momen tersebut menjadi salah satu titik paling penting dalam perjalanan politiknya.
“Hari pertama dilantik, Alhamdulillah, begitu menegangkan. Ini adalah amanah yang sangat besar. Insyaallah saya akan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Sebagai pimpinan lembaga legislatif, Haji Iyal memastikan akan membangun hubungan kerja yang harmonis dengan Pemerintah Kota Banjarbaru. Baginya, sinergi antara legislatif dan eksekutif merupakan fondasi penting dalam mempercepat pembangunan serta menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai apabila kedua lembaga berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi akan menjadi prinsip utama dalam kepemimpinannya.
“Ke depan kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Semua program pembangunan harus berjalan seiring agar berbagai persoalan yang ada dapat kita selesaikan bersama demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Tak hanya berbicara mengenai hubungan kelembagaan, Haji Iyal juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga marwah DPRD sebagai lembaga yang dipercaya masyarakat. Ia ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada kepentingan publik dan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Banjarbaru.
Ia pun memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah hingga akhir masa jabatan.
“Mohon doa seluruh masyarakat Banjarbaru. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan hati nurani, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, dan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Pelantikan Haji Iyal merupakan tindak lanjut dari Surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nomor B-1011/DPP/GOLKAR/V/2026 tentang persetujuan pergantian antarwaktu (PAW) pimpinan DPRD Kota Banjarbaru sisa masa jabatan 2024–2029. Melalui mekanisme tersebut, Haji Iyal resmi menggantikan Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera sebagai Ketua DPRD Banjarbaru.
Momen pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan periode 2021–2024, Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin. Kehadirannya menjadi perhatian para tamu undangan sekaligus menunjukkan eratnya hubungan politik dan kekeluargaan di internal Partai Golkar.
Kini, publik Banjarbaru menaruh harapan besar kepada kepemimpinan baru DPRD. Di bawah komando Haji Iyal, lembaga legislatif diharapkan semakin solid dalam mengawal pembangunan, memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, melahirkan regulasi yang berpihak kepada kepentingan rakyat, serta membangun kemitraan yang produktif dengan Pemerintah Kota Banjarbaru demi mewujudkan kota yang Elok, Maju, Adil dan Sejahtera (EMAS).
Sumber : Media Center Banjarbaru













