Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

NASIONAL · 2 Mei 2026 20:32 WIB

Hardiknas Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pendidikan Dasar Hingga Perguruan Tinggi


 Hardiknas Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pendidikan Dasar Hingga Perguruan Tinggi Perbesar

Ricek.ID – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mendorong transformasi pendidikan nasional.

Pemerintah sendiri berupaya memperkuat sinergi lintas jenjang pendidikan, dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, sebagai strategi utama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Peringatan Hardiknas 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” menjadi penegasan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat berjalan sektoral, melainkan harus terintegrasi dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat usai upacara di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta pada Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan Hardiknas merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi semesta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Dalam beberapa waktu terakhir, kami membangun fondasi pendidikan melalui integrasi empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Ini menjadi basis ekosistem pendidikan nasional,” ujarnya.

Atip menekankan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi harus diwujudkan melalui layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional, seluruh program pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Peran guru, menurutnya, tetap menjadi kunci, di mana Ia mengajak para pendidik di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan pendekatan pembelajaran yang adaptif.

Upacara Hardiknas 2026 di Jakarta melibatkan sinergi tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan.

Lebih dari 500 peserta hadir, termasuk pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang mencerminkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pendidikan.

Antusiasme pelajar terlihat dari harapan yang disampaikan, seperti King Al Razqa, siswa sekolah dasar di Jakarta yang berharap pendidikan Indonesia semakin maju dan mampu mencetak generasi yang lebih unggul.

Sementara itu, Esteva Nayanish Arkhandina menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan hingga ke daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan transformasi pendidikan harus berlanjut hingga jenjang pendidikan tinggi dan riset.

“Tema Hardiknas tahun ini adalah arah bersama yang harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan,” ujarnya.

Brian menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah dan beasiswa afirmasi, guna memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal.

Selain itu, perguruan tinggi didorong berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan nasional melalui pendekatan kolaboratif pentahelix, program magang berdampak, serta pengembangan kawasan sains dan teknologi dengan fokus riset diarahkan pada sektor strategis seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi.

Sinergi lintas jenjang dan lintas sektor ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang utuh—dari pembelajaran di kelas hingga riset yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Hardiknas 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat, pemerintah optimistis pendidikan Indonesia mampu melahirkan generasi unggul, inklusif, dan berdaya saing global.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Kemenhub Deteksi 72.236 Pelanggaran Angkutan Barang Selama Satu Bulan Penerapan ETLE HUB

16 September 2026 - 19:20 WIB

Trending di NASIONAL