Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

ADVERTORIAL · 11 Mei 2026 17:45 WIB

Dana Indonesiaraya Disosialisasikan, Disdikbud Kalsel Targetkan Peningkatan Penerima Manfaat


 Dana Indonesiaraya Disosialisasikan, Disdikbud Kalsel Targetkan Peningkatan Penerima Manfaat Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) gelar Sosialisasi Pembinaan Lembaga Budaya Dana Indonesiaraya Tahun 2026 di Banjarbaru pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan mendorong keterlibatan aktif para pegiat budaya di Banua dalam mengakses dana stimulan kebudayaan dari pemerintah pusat.

Sosialisasi ini dihadiri sebanyak 52 organisasi dan lembaga budaya se-Kalsel yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin.

Syarifuddin menjelaskan Dana Abadi Kebudayaan merupakan bentuk komitmen negara dalam memajukan sektor pendidikan dan kebudayaan. Pengelolaan dana tersebut diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2021.

“Sejumlah aset atau investasi disisihkan dan dikelola agar pokok dananya terus berkembang, sedangkan hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk pengembangan program pendidikan dan kebudayaan,” ujarnya.

Syarifuddin mengungkapkan, data nasional periode 2022–2025 menunjukkan masih rendahnya penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan di Kalsel. Dari total 3.757 penerima manfaat secara nasional, Kalsel baru mencatatkan 21 penerima manfaat. Sebagian besar penerima masih terpusat di kawasan perkotaan, yakni Banjarmasin sebanyak delapan penerima dan Banjarbaru tiga penerima.

Sementara itu, beberapa daerah seperti Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tapin belum memiliki penerima manfaat sama sekali.

“Sebaran penerima masih didominasi kawasan urban utama. Melalui sosialisasi ini, kami berharap informasi terkait pengelolaan dana abadi dapat tersebar luas sehingga mendorong peningkatan perwakilan dari seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Syarifuddin juga menekankan bahwa Kalsel memiliki modal budaya yang kuat, terutama dengan status Geopark Meratus sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark. Menurutnya, pengakuan internasional tersebut harus menjadi motivasi bagi para pegiat budaya untuk menghasilkan karya kreatif yang layak memperoleh dukungan pendanaan.

Pemerintah Provinsi Kalsel, lanjutnya, siap memberikan pendampingan teknis kepada calon penerima manfaat agar proses administrasi dan mekanisme pendanaan dapat berjalan sesuai prosedur.

“Saya yakin banyak pegiat budaya di Banua yang berbakat, kreatif, dan potensial untuk mengembangkan aktivitas budaya melalui dukungan pendanaan ini. Kami siap memberikan pendampingan terkait tata cara dan prosedur yang berlaku,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Investasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Muhammad Oriza mengatakan pemerintah terus memperluas pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiaraya untuk mendukung eksistensi para pelaku budaya di seluruh Indonesia.

Menurutnya, Kalsel menjadi salah satu wilayah prioritas sosialisasi karena memiliki potensi budaya besar, namun tingkat serapan manfaat program masih tergolong rendah.

“Dari sekitar 3.700 penerima manfaat secara nasional, Kalimantan Selatan baru menyumbang 21 penerima. Sementara dalam program beasiswa pendidikan, baru sekitar 300 orang asal Kalsel yang terakomodasi dari total 60 ribu mahasiswa penerima beasiswa,” jelasnya.

Oriza menambahkan, pada tahun ini pemerintah berkomitmen menyalurkan dana sebesar Rp500 miliar untuk berbagai program kebudayaan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pelaku budaya, komunitas, dan pemangku kepentingan di Kalimantan Selatan dapat memahami proses pendaftaran dan pengelolaan dana tersebut secara lebih mendalam,” imbuhnya.

Oriza menjelaskan sejak pertama kali dianggarkan pada 2021 sebesar Rp1 triliun, total Dana Abadi Kebudayaan yang dikelola LPDP kini telah mencapai Rp6 triliun.

Pemanfaatan dana tersebut telah menghasilkan berbagai capaian nasional, di antaranya lebih dari 500 kreasi dan karya baru, penerbitan 150 buku, produksi 137 film dokumenter, penyelenggaraan 87 pertunjukan seni, serta berbagai karya digital dan aplikasi.

Selain itu, lebih dari 1.000 kegiatan publik telah dilaksanakan dengan melibatkan sekitar 35 ribu pelaku budaya dan 8.900 komunitas, serta menjangkau 1,5 juta audiens di seluruh Indonesia.

Hal senada disampaikan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Kalsel, Manggar Sri Ayuati. Ia berharap informasi mengenai Dana Indonesiaraya dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelaku seni perseorangan hingga lembaga kebudayaan di pelosok daerah.

“Kami berharap informasi tentang Dana Indonesiaraya dapat tersebar luas di seluruh Kalimantan Selatan dan dijangkau masyarakat umum, baik perseorangan, komunitas, maupun lembaga kebudayaan, guna mendukung upaya pemajuan kebudayaan di Banua,” ujarnya.

Pemanfaatan dana tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga mampu menjadi stimulan agar kegiatan kebudayaan dapat berjalan secara konsisten dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tekan Inflasi, Pemkab Kotabaru Buka Bazar Dagang 2026 Serta Luncurkan KEPO & Kios Jukung Pangan

20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Jalur Tala-Banjarbaru, Pemdes Gunung Raja Bagikan Masker kepada Pengendara

20 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Polres Tanah Laut Gelar Salat Istisqa, Berdoa di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Masuki Usia 76 Tahun, Kabupaten Banjar Perkokoh Posisi sebagai Lumbung Pangan Kalsel

18 Agustus 2026 - 15:58 WIB

299 Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi HUT ke-81 RI, 6 Langsung Bebas

18 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Tutup Kalsel Expo 2026, Gubernur Muhidin Dorong UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Daerah

18 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Trending di ADVERTORIAL