Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

NASIONAL · 18 Mei 2026 18:13 WIB

Kepala Daerah Se-Indonesia Diminta Prioritaskan Swasembada Pangan


 Kepala Daerah Se-Indonesia Diminta Prioritaskan Swasembada Pangan Perbesar

Ricek.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menginstruksikan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memprioritaskan program swasembada pangan nasional dan tidak mengabaikannya demi memenuhi janji politik di tingkat lokal.

Hal tersebut disampaikan Wamendagri melalui keterangan resmi dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi dan ketahanan pangan nasional yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (16/5/2026).

Menurut Bima Arya, sinkronisasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan, terutama di tengah dinamika geopolitik global saat ini.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah didorong memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya melalui alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT), guna melakukan intervensi pasar dan memperlancar distribusi bahan pangan.

Selain mengoptimalkan anggaran, Bima Arya juga menekankan pentingnya sensitivitas para pemimpin daerah terhadap kondisi riil di masyarakat. Kepala daerah diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memantau jalur distribusi, mengawasi rantai produksi, serta mengecek harga komoditas secara berkala agar potensi gangguan pasokan dapat diantisipasi sejak dini.

“Kita mendorong agar kepala daerah juga memaksimalkan, memanfaatkan APBD-nya untuk program-program swasembada pangan. Karena di situ (lapangan) nanti akan terlihat data-datanya,” ujar Wamendagri.

Sebagai bentuk pengawasan, pemerintah pusat konsisten menjalankan pengendalian inflasi melalui rapat koordinasi rutin yang telah digelar sejak 24 Oktober 2022.

Dalam sistem pengawasan ini, pemerintah menerapkan mekanisme insentif fiskal berbasis penghargaan dan evaluasi, guna memacu keaktifan daerah dalam menjaga stabilitas harga.

Bima Arya juga menyampaikan apresiasinya kepada Bank Indonesia atas inisiatif pengendalian inflasi yang dinilai sukses membangun integrasi sistem pangan dari hulu hingga hilir.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kemenko Bidang Pangan & IDSurvey Kolaborasi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan

2 Juli 2026 - 18:16 WIB

Memasuki Kemarau Panjang, Kemenkes Perkuat Mitigasi Kesehatan Hadapi Dampak El Nino

2 Juli 2026 - 18:13 WIB

Berikan Dukungan Penuh, Menpora Targetkan Kontingen Indonesia Raih Empat Emas di Asian Games 2026

2 Juli 2026 - 06:54 WIB

Kemenpora Fokuskan Penguatan Pembinaan Atlet & Tata Kelola Olahraga Nasional dalam PON XXII 2028

2 Juli 2026 - 06:48 WIB

HUT Bhayangkara Ke-80, Prabowo Minta Polri Selalu Hadir Melindungi, Melayani & Mengabdi kepada Rakyat

1 Juli 2026 - 18:16 WIB

Bongkar 464 Kasus Migas, Kapolri Sebut Telah Selamatkan Kerugian Negara Rp756 Miliar

1 Juli 2026 - 18:13 WIB

Trending di HUKUM