Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

Banjarmasin · 26 Mei 2026 20:35 WIB

Tanam Pohon di TPA Basirih, Wali Kota Banjarmasin Hijau-kan Bekas Bukit Sampah


 Tanam Pohon di TPA Basirih, Wali Kota Banjarmasin Hijau-kan Bekas Bukit Sampah Perbesar

Ricek.ID – Wali Kota Banjarmasin M. Yamin HR meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih sekaligus melakukan penanaman pohon di lokasi tersebut pada Selasa (26/5/2026).

Pohon yang ditanam berasal dari hadiah ucapan ulang tahun yang diberikan rekan dan SKPD beberapa waktu lalu. Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari tahapan rehabilitasi TPA Basirih yang sedang berjalan.

Wali Kota Yamin mengatakan, penutupan zona terakhir dengan tanah merah telah selesai dilakukan pada April 2026, dan kini mulai ditanami agar lahan bekas timbunan sampah berubah menjadi ruang hijau yang bermanfaat.

“Mungkin di awal tahun 2025, tepatnya 6 Februari, kita sudah melaksanakan amanah Undang-Undang Tahun 2008 dan 2013 tentang pengelolaan sampah. Artinya, kita tidak lagi menggunakan sistem open dumping,” ujarnya.

Yamin menjelaskan pengelolaan TPA Basirih saat ini sudah mengikuti arahan dan aturan sesuai UU 2008 yang mulai berlaku efektif 2013, yaitu menggunakan sistem controlled landfill atau sanitary landfill. Untuk memantau kondisi terkini, peninjauan juga dibantu dengan pemetaan menggunakan drone.

“Yang hari ini kita lihat adalah zona terakhir yang kita tutup dengan tanah merah di April 2026. Sudah kita tanam juga beberapa tanaman, termasuk dari ucapan ulang tahun rekan-rekan dan SKPD. Mudah-mudahan hasilnya bisa menghijau seperti zona lainnya,” tambahnya.

Yamin berharap, ke depan TPA Basirih dapat menjadi ruang oksigen hijau bagi Kota Banjarmasin. Mengingat lokasinya yang berada di dataran tertinggi di kota, lahan ini dinilai potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan hijau.

“Kalau bicara dataran paling tinggi di Kota Banjarmasin, ya di sini. TPA Basirih ini sudah seperti bukit-bukit. Harapan kita, bisa bermanfaat karena luasnya sangat besar,” ujarnya.

Terkait sisa sanksi administratif, Yamin menyampaikan dari 22 sanksi, kini tinggal satu yang masih dalam proses penyelesaian, yakni pemilahan dan pemisahan antara air hujan dan air lindi. Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Pusdal Lingkungan Hidup untuk menuntaskannya.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian LH dan Pusdal LH. Kami tetap berupaya menyelesaikan apa yang menjadi tugas kami. Terima kasih atas bimbingan Kementerian LH, Pusdal, dan sinergi integritas Dinas Lingkungan Hidup yang selama ini terus melakukan langkah-langkah perbaikan,” pungkasnya.

Sumber : Prokom Banjarmasin

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

22 Ketua PAC Hanura se-Kotabaru Dilantik, Sayed Sultan: PAC Ujung Tombak Partai

13 September 2026 - 19:14 WIB

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Tanah Laut Berganti, Kapolres Tekankan Loyalitas dan Soliditas

12 September 2026 - 13:32 WIB

Peserta SESPIMTI Polri Gali Penanganan Karhutla di Tanah Laut

12 September 2026 - 11:58 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Tangani Karhutla

11 September 2026 - 04:40 WIB

Wapres RI Tekankan Perlindungan Anak dari Dampak Asap Karhutla

11 September 2026 - 04:38 WIB

Trending di ADVERTORIAL