Ricek.iD- Final Liga Champions 2026 menghadirkan drama hingga babak adu penalti. Paris Saint-Germain berhasil mempertahankan gelar juara setelah menundukkan Arsenal dengan skor 4-3 dalam adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 selama 120 menit pertandingan di Puskas Arena, Budapest, Minggu.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan PSG meraih gelar Liga Champions secara beruntun setelah juga menjadi juara pada musim sebelumnya. Les Parisiens kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Arsenal memulai pertandingan dengan sempurna. Saat laga baru berjalan lima menit, Kai Havertz membawa The Gunners unggul 1-0. Gol berawal dari bola liar hasil sapuan yang jatuh ke kaki Havertz. Penyerang asal Jerman itu kemudian melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi kiper PSG, Matvey Safonov.
Tertinggal satu gol membuat PSG langsung mengambil alih kendali permainan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui Fabian Ruiz, Ousmane Dembele, dan Desire Doue. Namun hingga turun minum, Arsenal tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, tekanan PSG semakin intens. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64 setelah wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak terlarang.
Dembele yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan penyerang Prancis itu gagal dijangkau David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, PSG terus menekan. Vitinha dan Kvaratskhelia sempat memperoleh peluang emas, termasuk tembakan Kvaratskhelia yang membentur tiang gawang pada menit ke-77.
Di sisi lain, Arsenal mencoba menyegarkan permainan dengan memasukkan sejumlah pemain, termasuk Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Jurrien Timber. Namun hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal mencetak gol tambahan.
Babak perpanjangan waktu berlangsung ketat dengan peluang yang relatif minim. Raya tampil gemilang mengamankan sejumlah peluang PSG, sementara Arsenal nyaris mencetak gol kemenangan melalui Timber, namun sepakannya masih melebar tipis.
Karena skor tetap bertahan 1-1 hingga 120 menit, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
PSG tampil lebih efektif dalam babak penentuan. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo berhasil menuntaskan tugas mereka. Sementara itu, Nuno Mendes menjadi satu-satunya penendang PSG yang gagal.
Dari kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli sukses mencetak gol. Namun tendangan Eberechi Eze serta Gabriel Magalhaes gagal berbuah gol.
Kegagalan Gabriel sebagai penendang terakhir memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengantar klub asal Paris tersebut mempertahankan mahkota Liga Champions Eropa.












