Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

DAERAH · 4 Jun 2026 18:36 WIB

Bengkel & Konsumen di Martapura Mulai Terdampak Kenaikan Harga Oli Motor


 Bengkel & Konsumen di Martapura Mulai Terdampak Kenaikan Harga Oli Motor Perbesar

Ricek.ID – Dalam beberapa bulan terakhir, harga berbagai merek oli mengalami lonjakan yang dinilai lebih tinggi dibandingkan kenaikan yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Kenaikan harga pelumas kendaraan atau oli sepeda motor pun mulai dirasakan pelaku usaha bengkel maupun masyarakat di Martapura, Kabupaten Banjar.

Mekanik salah satu bengkel motor di Martapura, Nasrullah, mengatakan kenaikan harga terjadi pada hampir semua jenis oli, baik produk standar maupun premium. Besaran kenaikannya pun bervariasi, mulai dari ribuan hingga puluhan ribu rupiah per kemasan.

“Kalau biasanya kenaikan hanya sekitar Rp500 sampai Rp2.000 per kemasan, sekarang ada yang naik Rp5.000, Rp10.000, bahkan sampai Rp80.000,” ujarnya.

Menurut Nasrullah, kenaikan paling besar terjadi pada produk oli premium yang selama ini cukup diminati konsumen karena kualitasnya. Akibat lonjakan harga tersebut, sebagian pelanggan mulai beralih ke produk yang lebih murah agar biaya perawatan kendaraan tetap terjangkau.

“Banyak pelanggan yang akhirnya memilih oli dengan harga lebih terjangkau. Karena oli yang kualitasnya lebih bagus sekarang kenaikannya cukup tinggi, ada yang naik Rp30 ribu sampai Rp80 ribu,” katanya.

Nasrullah menduga kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya biaya bahan baku serta produk impor yang digunakan dalam industri pelumas. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing juga dinilai turut berdampak pada harga jual produk di pasaran.

“Kalau bahan bakunya banyak dari luar negeri, tentu saat nilai tukar rupiah melemah akan berpengaruh terhadap harga produk yang masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan pelaku usaha bengkel, tetapi juga mulai membebani konsumen. Salah seorang pengguna sepeda motor, Akwan, mengaku biaya servis rutin kendaraan kini menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

“Dulu biaya ganti oli masih sekitar Rp40 ribu sampai Rp50 ribu. Sekarang bisa mencapai Rp70 ribu. Kalau motor matic yang membutuhkan dua botol oli tentu biayanya lebih besar lagi,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga oli menambah beban pengeluaran masyarakat yang saat ini juga menghadapi kenaikan berbagai kebutuhan lainnya.

“Pendapatan masyarakat masih relatif sama, sementara harga barang-barang terus naik. Bukan hanya oli, tapi juga kebutuhan pokok dan biaya lainnya,” katanya.

Akwan berharap harga kebutuhan masyarakat, termasuk oli kendaraan, dapat kembali stabil sehingga tidak semakin membebani pengeluaran rumah tangga.

“Harapannya harga bisa lebih terjangkau lagi. Kalau memungkinkan ada langkah dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga agar masyarakat tidak terlalu terbebani,” pungkasnya.

Kenaikan harga oli yang terjadi saat ini menjadi salah satu dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor yang bergantung pada perawatan rutin untuk menjaga performa dan umur kendaraan mereka.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kapolres Tanah Laut Minta Personelnya Jaga Nama Baik Institusi & Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:38 WIB

Indocement Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Musim Kemarau

14 September 2026 - 17:33 WIB

22 Ketua PAC Hanura se-Kotabaru Dilantik, Sayed Sultan: PAC Ujung Tombak Partai

13 September 2026 - 19:14 WIB

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Tanah Laut Berganti, Kapolres Tekankan Loyalitas dan Soliditas

12 September 2026 - 13:32 WIB

Peserta SESPIMTI Polri Gali Penanganan Karhutla di Tanah Laut

12 September 2026 - 11:58 WIB

Trending di DAERAH