Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

INTERNASIONAL · 7 Jun 2026 08:17 WIB

Dua Personel Perdamaian RI yang Gugur Dianugerahi Medali Dag Hammarskjold


 Dua Personel Perdamaian RI yang Gugur Dianugerahi Medali Dag Hammarskjold Perbesar

Ricek.ID – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi menganugerahkan medali Dag Hammarskjöld kepada dua personel penjaga perdamaian (peacekeeper) asal Indonesia yang gugur saat bertugas sepanjang tahun 2025.

Penghargaan internasional tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PBB António Guterres di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada Jumat (5/6/2026).

Dua anggota pasukan perdamaian asal Indonesia yang menerima penghargaan anumerta tersebut adalah Kopral Dua Eko Prambudi Santoso, dan Brigadir Polisi Kepala Sri Widodo.

Kopda Eko Prambudi Santoso gugur saat mengemban tugas bersama Misi Stabilisasi Organisasi PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO), sementara Bripka Sri Widodo gugur dalam Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).

“Dalam upacara tersebut, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menganugerahkan medali Dag Hammarskjöld yang prestisius untuk menghormati pasukan perdamaian PBB yang mengorbankan nyawa mereka untuk perdamaian dunia sepanjang tahun 2025. Indonesia memberikan penghormatan terdalam kepada personel kita yang gugur,” demikian bunyi keterangan tertulis Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York yang diterima di Jakarta pada Sabtu (6/6/2026).

Selain dua personel dari Indonesia, Pusat Informasi PBB (UNIC) Indonesia mencatat medali Dag Hammarskjöld tahun ini juga dianugerahkan kepada 66 personel militer, polisi, serta warga sipil lainnya dari berbagai negara yang gugur dalam tugas. Dengan tambahan tersebut, total penerima penghargaan anumerta pada periode ini mencapai 68 orang.

Saat ini, Indonesia menempati peringkat keenam sebagai negara kontributor terbesar dalam misi penjaga perdamaian PBB. Indonesia telah mengerahkan hampir 2.000 personel militer dan polisi—termasuk 156 personel perempuan—yang tersebar di berbagai wilayah konflik global. Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 50.000 personel dari 118 negara yang saat ini berpartisipasi dalam 11 misi perdamaian PBB.

Sementara itu, penghormatan bagi personel RI lainnya yang gugur saat bertugas bersama Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah pada awal tahun ini, dijadwalkan akan dianugerahi medali Dag Hammarskjöld pada upacara 2027.

Penyerahan penghargaan tertinggi PBB itu dilaksanakan dalam rangkaian upacara resmi peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB. Medali Dag Hammarskjöld untuk kedua prajurit Indonesia tersebut diterima langsung oleh Utusan Tetap RI untuk PBB, Umar Hadi, dengan didampingi oleh Penasihat Militer PTRI New York, Brigadir Jenderal Robertus Subono.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Upacara & Paskibraka Laksanakan Gladi Bersama di Istana Merdeka Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI

12 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Finalisasi Perpres Ekosistem Transportasi Digital, Pengemudi Ojol Akan Berstatus Pelaku Usaha Mikro

11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Kemenpora Pastikan Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Dapatkan Dukungan Penuh Presiden

11 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

11 Agustus 2026 - 19:48 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

11 Agustus 2026 - 16:57 WIB

OJK Jadikan Penguatan Pasar Modal Indonesia Sebagai Prioritas Utama

11 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Trending di EKOBIS