Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

DAERAH · 9 Jun 2026 12:42 WIB

Putus Mata Rantai Kemiskinan, Pemprov Kalsel Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat


 Putus Mata Rantai Kemiskinan, Pemprov Kalsel Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) nyatakan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan memutus rantai kemiskinan.

Hal oni ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 se-Kalimantan Selatan yang di inisiasi Pemprov Kalsel yang berkolaborasi dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, di Banjarbaru pada Senin (8/6/2026) mengatakan program tersebut memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin ekstrem yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2.

“Program Sekolah Rakyat ini sangat berdampak bagi masyarakat. Harapannya, anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga pada desil 1 dan desil 2 dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang layak sehingga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” katanya.

Menurut Tantri, pelaksanaan program sejauh ini berjalan sesuai rencana dan mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Namun demikian, proses verifikasi dan validasi data calon peserta didik masih menjadi tahapan penting yang harus dilakukan secara cermat bersama pemerintah kabupaten/kota melalui Dinas Sosial.

Ia turut mengapresiasi kerja keras seluruh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kalsel yang telah melakukan penjangkauan langsung ke masyarakat. Dari hasil penjangkauan tersebut ditemukan sejumlah keluarga miskin yang belum tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kami menemukan masih ada masyarakat yang sebenarnya masuk kategori miskin namun belum terdata. Karena itu, akan dilakukan rekrutmen dan pendataan baru agar anak-anak yang benar-benar berhak dapat menjadi penerima manfaat Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Tantri menegaskan Sekolah Rakyat harus tepat sasaran dan diperuntukkan bagi anak-anak yang memang membutuhkan. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu cara paling efektif untuk keluar dari kemiskinan.

“Anak-anak yang masuk Sekolah Rakyat adalah mereka yang berhak. Cara paling tepat untuk keluar dari kemiskinan adalah melalui pendidikan. Dengan pendidikan yang baik, mereka memiliki peluang lebih besar mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” tambahnya.

Terkait pembangunan Sekolah Rakyat di daerah, Tantri menjelaskan seluruh kabupaten dan kota di Kalsel telah mengajukan usulan pembangunan. Namun, pada tahap awal baru tiga lokasi yang akan dibangun, sementara daerah lainnya akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2029.

Ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah kendala di beberapa daerah, seperti lahan yang berada di kawasan rawan banjir, proses pembebasan lahan yang belum selesai, hingga keterbatasan luas lahan yang belum memenuhi syarat minimal lima hektare.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemprov Kalsel telah menyampaikan masukan kepada Kementerian Sosial agar mempertimbangkan relaksasi regulasi terkait persyaratan luasan lahan, sehingga pembangunan tetap dapat dilakukan dengan konsep bangunan bertingkat.

“Kami berharap seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan dapat mendukung program ini dan nantinya setiap daerah memiliki satu Sekolah Rakyat. Dukungan dari pemerintah pusat dan Kementerian Sosial sangat diperlukan agar target tersebut dapat terwujud,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Media Gathering PT PTK dan PWI Kotabaru Dirangkai Aksi Sosial untuk Warga

22 September 2026 - 13:14 WIB

Trending di DAERAH