Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 10 Jun 2026 11:24 WIB

Sempat Tertunda, Disperkim Kotabaru Segera Tuntaskan Pembangunan Proyek Perumahan


 Sempat Tertunda, Disperkim Kotabaru Segera Tuntaskan Pembangunan Proyek Perumahan Perbesar

Ricek.ID – Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Kotabaru kini tengah melakukan langkah strategis untuk menuntaskan pembangunan proyek perumahan yang sempat tertunda. Saat ini, dinas sedang melakukan kajian teknis mendalam terhadap kelayakan struktur bangunan yang telah ada.

Kepala Disperkim Kabupaten Kotabaru Akhmad Rozain melalui Kepala Bidang Rumah Rakyat Disperkim Kotabaru, Abdul Sani, saat dikonfirmasi pada Rabu (10/6/2026) menjelaskan pihaknya telah menggandeng pihak akademisi dari universitas untuk melakukan kajian ulang secara komprehensif.

“Kami sedang menunggu hasil kajian yang diperkirakan rampung pada akhir Juli ini. Kajian ini sangat krusial untuk menentukan apakah bangunan yang ada saat ini layak untuk dilanjutkan atau tidak. Jika hasil kajian menyatakan layak, maka pembangunan akan segera kita tuntaskan,” ujarnya.

Abdul Sani menyebut berdasarkan estimasi teknis, terdapat sekitar 100 unit rumah yang saat ini kondisinya bervariasi, dengan progres pembangunan antara 20 hingga 50 persen. Ia menargetkan, jika hasil kajian mendukung, pihaknya akan melakukan penyempurnaan pada 100 unit tersebut dan menambah pembangunan 60 unit baru, sehingga totalnya mencapai 160 unit yang siap dihuni.

Terkait ketersediaan dana, Abdul Sani mengungkapkan terdapat sisa anggaran sebesar Rp6,7 Miliar yang saat ini masih tersimpan di Bank Kalsel. Sesuai dengan rencana kerja, dana tersebut akan ditarik kembali ke kas daerah dan diusulkan penganggarannya melalui APBD Perubahan agar dapat digunakan kembali untuk penyelesaian fisik perumahan.

“Dana Rp6,7 Miliar itu masih dibukukan. Rencananya kami akan segera memproses administrasi agar uang tersebut masuk kembali ke kas daerah. Jika memungkinkan, penyelesaian kita lakukan secara bertahap tahun ini atau paling lambat di tahun 2027,” tambahnya.

Di sisi lain, Abdul Sani memastikan permasalahan infrastruktur pendukung di kawasan perumahan tersebut telah rampung. Pihaknya telah melunasi pembayaran untuk pengerjaan paving block yang sempat menjadi utang pekerjaan sebelumnya. Dengan demikian, fokus dinas saat ini murni hanya pada penyelesaian konstruksi rumah.

“Kami optimis dengan langkah ini. Fokus kami adalah memastikan bangunan tersebut memenuhi standar teknis, layak huni, dan nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Kotabaru,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL