Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 21 Jun 2026 20:22 WIB

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Revitalisasi Seni Topeng Banjar


 Antusiasme Masyarakat Tinggi, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Revitalisasi Seni Topeng Banjar Perbesar

Ricek.ID – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Kalimantan Selatan (Kalsel) di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel selenggarakan kegiatan Revitalisasi Seni Topeng Banjar pada 19–20 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya daerah yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di Banjarmasin tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para pencinta budaya. Tingginya antusiasme peserta terlihat dari membludaknya jumlah pengunjung yang memenuhi lokasi pelaksanaan kegiatan.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Rizal Pahmi, di Banjarmasin pada Sabtu (20/6/2026) mengatakan Seni Topeng Banjar bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakat Banjar yang mengandung nilai-nilai luhur serta memiliki fungsi edukatif bagi generasi muda.

Menurutnya, revitalisasi dilakukan sebagai bentuk pembaruan agar Seni Topeng Banjar tetap relevan dan mampu berkembang mengikuti dinamika zaman. Namun demikian, proses pengembangan tersebut tetap mempertahankan pakem dan nilai-nilai tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu.

“Tujuan revitalisasi Seni Topeng Banjar ini adalah melakukan pembaruan tanpa menghilangkan pakem warisan terdahulu. Topeng Banjar memiliki nilai sakral sekaligus nilai seni pertunjukan. Kami berharap kesenian ini terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat, namun nilai-nilai sakral yang menjadi bagian penting dari tradisi tetap terjaga dengan baik,” ujar Rizal.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, UPTD Taman Budaya Kalsel berencana menjalin koordinasi dengan Disdikbud Kalsel guna mendorong pengenalan Seni Topeng Banjar melalui kurikulum muatan lokal (mulok) di sekolah.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi sarana regenerasi pelaku seni sekaligus memperkenalkan warisan budaya Banjar kepada generasi muda sejak dini, sehingga keberadaan Seni Topeng Banjar dapat terus lestari di tengah perkembangan zaman.

“Insya Allah kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Mudah-mudahan mendapat respons yang baik sehingga Seni Topeng Banjar dapat masuk dalam kurikulum muatan lokal. Dengan demikian, anak-anak di lingkungan pendidikan dapat mengenal dan memahami warisan budaya Banjar ini,” pungkas Rizal.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Apresiasi Dishub Sukses Gelar HubFest 2026

9 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Belut-Alpukat Antarkan Banjarbaru Raih Juara

8 Agustus 2026 - 18:28 WIB

706 Pesilat Kalimantan Ramaikan Piala Bupati Banjar Cup 2026

8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Latih 125 Anggota PMR, PMI Banjar Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama

8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Cegah Stunting, TP PKK & DKP Kalsel Dorong Inovasi Olahan Ikan Lewat Lomba Masak Serba Ikan

8 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Trending di ADVERTORIAL