Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

Banjarbaru · 25 Jun 2026 17:31 WIB

Melalui Sertifikasi Satpam, Pemko Banjarbaru Buka Peluang Kerja bagi Warganya


 Melalui Sertifikasi Satpam, Pemko Banjarbaru Buka Peluang Kerja bagi Warganya Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus berupaya menekan angka pengangguran dan mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 10 warga Banjarbaru dinyatakan lulus pelatihan dan sertifikasi satpam, bahkan satu di antaranya telah langsung mendapatkan pekerjaan.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Wali kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, sebagai bentuk dukungan Pemko Banjarbaru dalam meningkatkan kompetensi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Lisa berpesan, kepada para peserta yang telah lulus agar menjaga kepercayaan dan profesionalisme saat memasuki dunia kerja.

“Dimanapun bekerja dan berada, jagalah kepercayaan dengan sebaik-baiknya. Jika mampu menjaga kepercayaan, maka akan menjadi pribadi yang dicari dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Jagalah kinerja, disiplin, komitmen, moral, dan kejujuran dalam setiap tugas yang dijalankan,” ujarnya.

Menurutnya, kompetensi yang dimiliki para peserta harus diimbangi dengan integritas dan tanggung jawab dalam bekerja. Dengan begitu, peluang untuk berkembang dan memperoleh kepercayaan dari perusahaan akan semakin besar.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (DISKOPUMNAKER) Kota Banjarbaru, Sartono, mengatakan program pelatihan dan sertifikasi satpam ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia kerja.

“Alhamdulillah hari ini 10 orang dinyatakan lulus. Bahkan satu orang di antaranya sudah langsung bekerja, sementara yang lainnya tinggal menunggu penempatan kerja. Insya Allah semuanya akan segera bekerja,” jelasnya.

Menurut Sartono, program pelatihan ini mulai dilaksanakan pada tahun 2025 di era kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Sebelumnya, sekitar 40 peserta juga telah mengikuti pelatihan serupa dan seluruhnya berhasil terserap ke dunia kerja.

Ia menjelaskan, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada bidang keamanan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan peluang kerja yang tersedia di lapangan.

“Kami akan terus melihat peluang kerja yang ada. Pelatihan yang dilaksanakan nantinya berbasis sertifikasi kompetensi agar peserta benar-benar siap bersaing setelah lulus,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama PT Prima Sekuriti Indonesia, Sutarno, mengungkapkan kebutuhan tenaga satpam di Kalimantan Selatan maupun daerah lain di Kalimantan masih sangat tinggi.

Menurutnya, para lulusan pelatihan memiliki peluang besar untuk segera mendapatkan pekerjaan apabila memiliki kesiapan dan kemauan untuk bekerja, termasuk di luar daerah.

“Kebutuhan satpam masih banyak, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga di Kalimantan Tengah. Jika adik-adik siap bekerja, kami siap membantu mereka masuk ke pasar kerja,” ujarnya.

Ia menilai program pelatihan yang digagas Pemko Banjarbaru sangat efektif dalam membantu menekan angka pengangguran. Dari sekitar 40 peserta yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya, hampir seluruhnya telah bekerja.

“Program ini sangat positif karena membantu masyarakat mendapatkan keterampilan sekaligus akses pekerjaan. Dari peserta yang ada seluruhnya warga Banjarbaru dan hasilnya hampir 100 persen terserap kerja,” katanya.

Para lulusan nantinya berpeluang ditempatkan di berbagai sektor, mulai dari perkantoran hingga kawasan perkebunan, sesuai kebutuhan perusahaan yang tersedia.

Salah seorang peserta yang dinyatakan lulus, Widy, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Selama satu minggu, ia dan peserta lainnya mendapatkan berbagai materi, mulai dari penggunaan borgol, bela diri Polri hingga pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Saya mengetahui informasi pelatihan ini dari Instagram. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang sudah memberikan kesempatan kepada kami yang sebelumnya belum bekerja untuk mendapatkan pelatihan sekaligus dibantu mencarikan pekerjaan,” ungkapnya.

Program pelatihan dan sertifikasi satpam ini menjadi salah satu langkah nyata Pemko Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Dengan kompetensi yang tersertifikasi, para peserta diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

299 Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi HUT ke-81 RI, 6 Langsung Bebas

18 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Tutup Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026, Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa & Negara

17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Wagub Kalsel Hasnuryadi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Gubernur Kalsel Serahkan SK Remisi HUT RI ke-81 Kepada 6.189 Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 22:55 WIB

HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Meriah, Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat hingga Panjat Pinang

17 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Gubernur Kalsel Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan

17 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Trending di ADVERTORIAL