Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

Banjarbaru · 25 Jun 2026 17:31 WIB

Melalui Sertifikasi Satpam, Pemko Banjarbaru Buka Peluang Kerja bagi Warganya


 Melalui Sertifikasi Satpam, Pemko Banjarbaru Buka Peluang Kerja bagi Warganya Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus berupaya menekan angka pengangguran dan mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 10 warga Banjarbaru dinyatakan lulus pelatihan dan sertifikasi satpam, bahkan satu di antaranya telah langsung mendapatkan pekerjaan.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Wali kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, sebagai bentuk dukungan Pemko Banjarbaru dalam meningkatkan kompetensi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Lisa berpesan, kepada para peserta yang telah lulus agar menjaga kepercayaan dan profesionalisme saat memasuki dunia kerja.

“Dimanapun bekerja dan berada, jagalah kepercayaan dengan sebaik-baiknya. Jika mampu menjaga kepercayaan, maka akan menjadi pribadi yang dicari dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Jagalah kinerja, disiplin, komitmen, moral, dan kejujuran dalam setiap tugas yang dijalankan,” ujarnya.

Menurutnya, kompetensi yang dimiliki para peserta harus diimbangi dengan integritas dan tanggung jawab dalam bekerja. Dengan begitu, peluang untuk berkembang dan memperoleh kepercayaan dari perusahaan akan semakin besar.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (DISKOPUMNAKER) Kota Banjarbaru, Sartono, mengatakan program pelatihan dan sertifikasi satpam ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia kerja.

“Alhamdulillah hari ini 10 orang dinyatakan lulus. Bahkan satu orang di antaranya sudah langsung bekerja, sementara yang lainnya tinggal menunggu penempatan kerja. Insya Allah semuanya akan segera bekerja,” jelasnya.

Menurut Sartono, program pelatihan ini mulai dilaksanakan pada tahun 2025 di era kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Sebelumnya, sekitar 40 peserta juga telah mengikuti pelatihan serupa dan seluruhnya berhasil terserap ke dunia kerja.

Ia menjelaskan, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada bidang keamanan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan peluang kerja yang tersedia di lapangan.

“Kami akan terus melihat peluang kerja yang ada. Pelatihan yang dilaksanakan nantinya berbasis sertifikasi kompetensi agar peserta benar-benar siap bersaing setelah lulus,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama PT Prima Sekuriti Indonesia, Sutarno, mengungkapkan kebutuhan tenaga satpam di Kalimantan Selatan maupun daerah lain di Kalimantan masih sangat tinggi.

Menurutnya, para lulusan pelatihan memiliki peluang besar untuk segera mendapatkan pekerjaan apabila memiliki kesiapan dan kemauan untuk bekerja, termasuk di luar daerah.

“Kebutuhan satpam masih banyak, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga di Kalimantan Tengah. Jika adik-adik siap bekerja, kami siap membantu mereka masuk ke pasar kerja,” ujarnya.

Ia menilai program pelatihan yang digagas Pemko Banjarbaru sangat efektif dalam membantu menekan angka pengangguran. Dari sekitar 40 peserta yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya, hampir seluruhnya telah bekerja.

“Program ini sangat positif karena membantu masyarakat mendapatkan keterampilan sekaligus akses pekerjaan. Dari peserta yang ada seluruhnya warga Banjarbaru dan hasilnya hampir 100 persen terserap kerja,” katanya.

Para lulusan nantinya berpeluang ditempatkan di berbagai sektor, mulai dari perkantoran hingga kawasan perkebunan, sesuai kebutuhan perusahaan yang tersedia.

Salah seorang peserta yang dinyatakan lulus, Widy, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Selama satu minggu, ia dan peserta lainnya mendapatkan berbagai materi, mulai dari penggunaan borgol, bela diri Polri hingga pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Saya mengetahui informasi pelatihan ini dari Instagram. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang sudah memberikan kesempatan kepada kami yang sebelumnya belum bekerja untuk mendapatkan pelatihan sekaligus dibantu mencarikan pekerjaan,” ungkapnya.

Program pelatihan dan sertifikasi satpam ini menjadi salah satu langkah nyata Pemko Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Dengan kompetensi yang tersertifikasi, para peserta diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bupati Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Air Bersih Hadapi Kemarau

5 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Perlindungan Konsumen Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Aturan

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sebanyak 409 Peserta Ikuti Upacara Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Kotabaru

5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Redam Dampak Asap Karhutla, PKK Banjarbaru Bagikan Masker Gratis

4 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Trending di ADVERTORIAL