Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 30 Jun 2026 06:10 WIB

Cetak Regenerasi Seniman Muda, Disbudporapar Banjar Tutup Pelatihan Musik Panting


 Cetak Regenerasi Seniman Muda, Disbudporapar Banjar Tutup Pelatihan Musik Panting Perbesar

Ricek.ID – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar menutup kegiatan Pelatihan Musik Panting bagi pemuda yang dilaksanakan di Aula Kantor Disbudporapar Kabupaten Banjar pada Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh tiga grup dari pemuda di Kabupaten Banjar. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam melestarikan seni budaya daerah sekaligus mencetak regenerasi seniman muda.

Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, Irwan Jaya, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga eksistensi musik panting sebagai warisan budaya Banjar.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menutup kegiatan pelatihan musik panting bagi pemuda. Pelatihan ini diikuti oleh beberapa kelompok pemuda yang memiliki minat terhadap seni musik tradisional. Mudah-mudahan dengan terbentuknya grup-grup musik panting ini, mereka dapat terus berinovasi, berkreasi, dan ikut berperan dalam melestarikan kesenian daerah,” ujarnya.

Menurut Irwan, regenerasi pelaku seni menjadi hal penting agar kesenian tradisional tidak tergerus perkembangan zaman. Karena itu, Disbudporapar terus menghadirkan berbagai program pembinaan kepemudaan dan pelestarian budaya.

“Kami memang memberikan ruang yang cukup bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi mereka. Selain pelatihan musik panting, ada juga berbagai pelatihan lain yang bertujuan meningkatkan minat dan bakat generasi muda, baik di bidang seni maupun keterampilan lainnya,” jelasnya.

Irwan menambahkan antusiasme pemuda terhadap musik panting saat ini cukup tinggi. Hal tersebut menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan kesenian tradisional Banjar di masa mendatang.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah kami laksanakan selama dua tahun. Ke depan, Insya Allah pelatihan ini akan terus dilanjutkan dan mungkin dikombinasikan dengan seni atau budaya lainnya agar semakin menarik bagi generasi muda,” tambahnya.

Melalui pelatihan tersebut, Disbudporapar Kabupaten Banjar berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai, mempelajari, dan mengembangkan musik panting sebagai identitas budaya daerah.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Peluang Wisata, Bisnis & Pendidikan Warga Kalsel Makin Luas dengan Pembukaan Rute Langsung Banjarmasin–Kuala Lumpur

30 Juni 2026 - 06:26 WIB

Melalui INTAN SIKAPAYU, Bandi Chairullah Raih Juara I LKTI Kabupaten Banjar 2026

30 Juni 2026 - 06:08 WIB

Pecinta Alam Tapak Kaki Sukses Gelar DIKSARLA Angkatan XI Tahun 2026, Sembilan Peserta Resmi Menjadi Anggota Muda

30 Juni 2026 - 00:17 WIB

Hadirkan Ruang Publik & Media Iklan Bernilai Ekonomi, Pemko Banjarmasin Gandeng CV Budi

29 Juni 2026 - 19:10 WIB

Gelar Laboratorium Inovasi 2026, Pemkab Banjar Targetkan 64 Inovasi Daerah

29 Juni 2026 - 19:05 WIB

Melalui Peringatan Harganas ke-33, Wabup Banjar Soroti Pentingnya Peran Ayah

29 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di ADVERTORIAL