Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 30 Jun 2026 18:44 WIB

Kalsel Jadi Gerbang Logistik Kalimantan, Pembangunan Jembatan Pulau Laut & Pelabuhan Mekar Putih Dipercepat


 Kalsel Jadi Gerbang Logistik Kalimantan, Pembangunan Jembatan Pulau Laut & Pelabuhan Mekar Putih Dipercepat Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus percepat pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dua proyek yang menjadi prioritas yakni pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut serta Pelabuhan Mekar Putih bertaraf internasional di Kabupaten Kotabaru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, dalam podcast yang digelar di Ruang Podcast Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru pada Selasa (30/6/2026).

Astuti menjelaskan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mengubah arah perkembangan kawasan di Pulau Kalimantan. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi Kalsel untuk memperkuat perannya sebagai pusat logistik dan distribusi barang yang menghubungkan berbagai wilayah di Kalimantan maupun pasar internasional.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut menjadi salah satu infrastruktur vital yang akan menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, dan pusat pertumbuhan ekonomi secara lebih efektif.

“Pembangunan jembatan ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antara daratan utama Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut Kotabaru, sekaligus mendukung proses bisnis kawasan industri dan memperkuat sistem logistik daerah,” ujarnya.

Saat ini mobilitas masyarakat maupun distribusi barang masih mengandalkan transportasi laut melalui kapal feri. Kehadiran jembatan nantinya diyakini akan memangkas waktu tempuh, mengurangi biaya operasional logistik, serta meningkatkan efisiensi distribusi barang.

“Dengan adanya jembatan, distribusi barang akan lebih lancar karena tidak lagi bergantung pada jadwal penyeberangan maupun kondisi cuaca. Infrastruktur ini akan memberikan efisiensi waktu dan biaya dalam jangka panjang,” jelasnya.

Selain pembangunan jembatan, Pemprov Kalsel juga mendorong pembangunan Pelabuhan Mekar Putih sebagai pelabuhan internasional yang mampu melayani kapal berkapasitas besar.

Astuti menjelaskan, sejumlah pelabuhan di Kalimantan saat ini masih menghadapi keterbatasan kapasitas maupun kedalaman alur pelayaran sehingga belum optimal dalam mendukung aktivitas ekspor-impor.

Karena itu, Pelabuhan Mekar Putih dirancang memiliki kedalaman sekitar 16 hingga 20 meter sehingga dapat melayani kapal-kapal berukuran besar dan menjadi pintu utama perdagangan internasional dari Kalsel.

“Pelabuhan Mekar Putih akan menjadi infrastruktur utama yang menopang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mekar Putih sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Logistik Kalimantan,” katanya.

Menurutnya, proyek tersebut juga akan memberikan dampak ekonomi yang besar. Selain meningkatkan daya tarik investasi, pembangunan kawasan pelabuhan dan kawasan industri diperkirakan mampu menyerap sekitar 35 ribu tenaga kerja langsung dan lebih dari 121 ribu tenaga kerja tidak langsung pada saat kawasan beroperasi penuh.

Kesempatan kerja tersebut akan tersebar pada berbagai sektor, mulai dari konstruksi, operasional pelabuhan, industri pengolahan, logistik, pergudangan, transportasi, jasa pendukung industri hingga pengembangan UMKM di sekitar kawasan.

Melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi tersebut, Pemprov Kalsel optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat konektivitas logistik nasional maupun internasional.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup di TPA Basirih, Wali Kota Banjarmasin Pimpin Penanaman 2.500 Pohon

30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Penyaluran KUR Tembus Rp2,22 Triliun, DJPb Kalsel Perkuat Pengawasan untuk Dorong UMKM

30 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kanwil DJPb Sebut Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,67 Persen, Optimis Momentum Terus Berlanjut

30 Juni 2026 - 18:52 WIB

Lisa Halaby Tegaskan Komitmen Pengelolaan APBD yang Transparan & Akuntabel

30 Juni 2026 - 18:48 WIB

Angkat Tema “Dari Rawa Menjadi Karya,” Museum Lambung Mangkurat Lestarikan Kerajinan Anyaman Purun

30 Juni 2026 - 18:29 WIB

Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan, DKPP Banjar Bersama Akademisi ULM Uji Teknologi Pemantau Kualitas Air Aquanotes

30 Juni 2026 - 15:46 WIB

Trending di ADVERTORIAL