Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 6 Jul 2026 16:07 WIB

Kondisi Karhutla Kalsel Masih Terkendali, Penetapan Status Siaga Menunggu Hasil Pemantauan Lahan Gambut


 Kondisi Karhutla Kalsel Masih Terkendali, Penetapan Status Siaga Menunggu Hasil Pemantauan Lahan Gambut Perbesar

Ricek.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin pastikan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus meningkatkan kewaspadaan dengan memantau perkembangan titik panas (hotspot) dan kondisi lahan gambut di berbagai wilayah.

Hal ini disampaikan Muhidin usai memimpin Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalsel di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru pada Senin (6/7/2026).

Muhidin mengatakan berdasarkan paparan yang diterima dalam rapat, jumlah hotspot terbanyak terpantau berada di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Balangan. Namun, sebagian besar titik panas tersebut berasal dari kawasan pertambangan batu bara, bukan kebakaran lahan.

“Tadi kita mendengarkan paparan bahwa hotspot yang cukup tinggi berada di Tapin dan Balangan. Namun, ternyata banyak titik panas itu berada di kawasan batu bara sehingga bukan merupakan kebakaran lahan,” ujarnya.

Meski demikian, Gubernur mengungkapkan masih ditemukan beberapa titik api yang berada di lahan terbuka. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Untuk titik api di lahan memang ada beberapa yang terpantau. Karena itu, seluruh jajaran diminta terus melakukan pemantauan dan penanganan secara cepat apabila ditemukan titik api,” katanya.

Menurut Muhidin, hingga saat ini situasi karhutla di Kalswl masih relatif aman. Pemerintah Provinsi Kalsel bersama BPBD, TNI, Polri, serta seluruh anggota Satgas Karhutla akan terus melakukan pemantauan intensif, terutama terhadap kondisi lahan gambut yang menjadi salah satu indikator penting dalam penetapan status siaga.

“Sampai saat ini kondisi Kalimantan Selatan masih aman. Namun, kami meminta BPBD bersama tim terus melihat kondisi struktur lahan gambut, apakah masih basah atau sudah mulai mengering,” jelasnya.

Muhidin menambahkan apabila hasil pemantauan menunjukkan lahan gambut mulai mengering dan potensi kebakaran meningkat, Pemerintah Provinsi Kalsel akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempertimbangkan penetapan status siaga karhutla.

“Kalau lahan gambut sudah mulai kering, tentu itu akan menjadi salah satu pertimbangan untuk berkoordinasi dengan BNPB terkait penetapan status siaga. Yang terpenting saat ini adalah langkah pencegahan terus diperkuat agar kebakaran hutan dan lahan tidak sampai meluas,” tutup Muhidin.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sasirangan Kotabaru Siap Tampil di Fashion Show Nasional

7 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kotabaru Jadi Tuan Rumah, Malam Ramah Tamah Hari Pramuka ke-65 Digelar

7 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Progres Jembatan Pulau Laut

6 Oktober 2026 - 21:18 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Tanah Laut Beri Kejutan untuk Dandim

6 Oktober 2026 - 18:55 WIB

DPRD Kotabaru Minta PLN Jelaskan Pemadaman Listrik Bergilir

6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

DPRD Kotabaru Rekomendasikan Penghitungan Ulang Suara Tidak Sah Pilkades Sampanahan

6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Trending di ADVERTORIAL