Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

EKOBIS · 5 Jul 2026 17:28 WIB

Targetkan Kecepatan Internet Nasional 100 Mbps, Kemkomdigi Optimis Tercapai Dalam Dua Tahun


 Targetkan Kecepatan Internet Nasional 100 Mbps, Kemkomdigi Optimis Tercapai Dalam Dua Tahun Perbesar

Ricek.ID – Dalam dua tahun ke depan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) targetkan kecepatan internet nasional rata-rata mencapai 100 Megabyte per second (Mbps). Target tersebut ditempuh melalui percepatan pembangunan infrastruktur digital, peningkatan investasi operator telekomunikasi, serta perluasan akses internet hingga wilayah pinggiran.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat berdialog dengan jajaran pegawai Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan, Sumatra Utara pada Sabtu (4/7/2026).

Ia mengatakan konektivitas digital yang cepat, merata, dan terjangkau telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus fondasi bagi penguatan ekonomi digital nasional.

“Kita berkomitmen menembus 100 Mbps kira-kira di dua tahun mendatang secara merata dan juga dengan harga yang semakin murah,” ujar Nezar.

Menurut Wamenkomdigi, peningkatan kualitas konektivitas merupakan bagian dari strategi Kemkomdigi melalui visi “Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga”. Infrastruktur digital yang semakin andal diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, memperluas akses layanan publik berbasis digital, serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Untuk mencapai target tersebut, Kemkomdigi terus mendorong operator telekomunikasi meningkatkan investasi jaringan, termasuk memperluas pembangunan serat optik, memperkuat layanan fixed broadband, serta memanfaatkan teknologi satelit untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani secara optimal.

“Kita mendorong operator seluler dan perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan belanja modal mereka sehingga dapat menjangkau daerah-daerah pinggiran. Tujuannya agar masyarakat memperoleh akses internet yang semakin terjangkau dengan kualitas layanan yang semakin baik,” kata Nezar.

Wamenkomdigi menegaskan pemerataan akses internet masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan. Pemerintah masih menerima laporan mengenai wilayah yang mengalami blank spot, termasuk di sejumlah daerah di Pulau Jawa.

“Kita harus menutup kesenjangan infrastruktur dan konektivitas yang masih ada, termasuk mengatasi wilayah-wilayah yang masih mengalami blank spot,” tegasnya.

Menurut Nezar, pemerintah kini mengembangkan pendekatan yang lebih terpadu melalui kombinasi pembangunan jaringan serat optik, layanan fixed broadband, dan konektivitas satelit agar layanan internet dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

Ia menambahkan, pentingnya konektivitas juga terlihat saat terjadi bencana. Selain kebutuhan logistik, masyarakat kerap meminta agar layanan telekomunikasi segera dipulihkan sehingga dapat berkomunikasi dan memperoleh informasi.

“Ketika terjadi bencana, selain permintaan bantuan makanan, masyarakat juga meminta pemulihan sinyal. Itu menunjukkan konektivitas sudah menjadi kebutuhan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wamenkomdigi.

Melalui penguatan infrastruktur dan kolaborasi dengan penyelenggara telekomunikasi, Kemkomdigi menargetkan transformasi digital dapat dinikmati secara lebih merata sekaligus meningkatkan kualitas layanan internet bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Dukung Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj RI

5 Juli 2026 - 17:20 WIB

Berikan Kuliah Umum di Undip, Menkeu Dorong Optimisme Hadapi Dinamika Ekonomi Global

5 Juli 2026 - 17:15 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia & Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030

5 Juli 2026 - 17:01 WIB

Indonesia Tugaskan Dubes RI di Tehran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

4 Juli 2026 - 19:52 WIB

Kemenpora Dorong Industri Olahraga & Sport Tourism sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional

4 Juli 2026 - 12:43 WIB

Dokter di NTT Diduga Alami Kekerasan, Kemenkes Minta RS Perkuat Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan

4 Juli 2026 - 12:39 WIB

Trending di HUKUM