Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

EKOBIS · 5 Jul 2026 17:15 WIB

Berikan Kuliah Umum di Undip, Menkeu Dorong Optimisme Hadapi Dinamika Ekonomi Global


 Berikan Kuliah Umum di Undip, Menkeu Dorong Optimisme Hadapi Dinamika Ekonomi Global Perbesar

Ricek.ID – Di tengah ketidakpastian yang dipengaruhi oleh konflik geopolitik, perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, serta fluktuasi pasar keuangan, pemerintah optimistis perekonomian nasional tetap mampu tumbuh secara berkelanjutan melalui kebijakan fiskal yang terukur dan disiplin.

Karena itu pemerintah terus memperkuat pengelolaan fiskal agar tetap sehat, kredibel, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan kuliah umum di hadapan sivitas akademika Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (3/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu menegaskan pemerintah terus mengendalikan arah kebijakan fiskal agar mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.

“Dampak kebijakan fiskal kita kontrol terus, kita (pemerintah) tidak takut dengan situasi global, saya terus gerakkan mesin mesin pertumbuhan ekonomi, jadi tumbuh 6 persen di tahun ini gak susah susah amat” kata Purbaya.

Menkeu menjelaskan berbagai risiko global perlu diantisipasi secara cermat. Namun demikian, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat serta ruang fiskal yang memadai untuk menghadapi tekanan eksternal.

“Kita tuh (Indonesia) punya ruang fiskal yang cukup untuk menghadapi berbagai tekanan eksternal. Dengan pengelolaan APBN yang disiplin, pemerintah yakin mampu menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat,” tuturnya.

Menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa, Purbaya juga menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen mencerminkan ketahanan aktivitas ekonomi nasional yang didukung oleh peran sektor swasta.

“Jadi perlu saya luruskan bahwa capaian itu tidak hanya didorong oleh belanja pemerintah, tetapi terutama oleh peran besar sektor swasta (private sector),” jelasnya.

Menurut Menkeu, kontribusi sektor swasta tercermin dari meningkatnya investasi, ekspansi dunia usaha, serta konsumsi masyarakat yang tetap terjaga. Kondisi tersebut menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Pada kesempatan yang sama, Purbaya kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada di bawah 3 persen sebagai wujud disiplin fiskal dan upaya mempertahankan kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional.

Menkeu menjelaskan target tersebut akan dicapai melalui pengelolaan fiskal yang hati-hati, termasuk dengan mengoptimalkan peran Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa memberikan beban yang berlebihan terhadap APBN.

Melalui pengelolaan fiskal yang prudent dan defisit APBN yang tetap terjaga di bawah batas 3 persen, pemerintah optimistis kredibilitas ekonomi nasional dapat terus dipertahankan, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Targetkan Kecepatan Internet Nasional 100 Mbps, Kemkomdigi Optimis Tercapai Dalam Dua Tahun

5 Juli 2026 - 17:28 WIB

Dukung Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj RI

5 Juli 2026 - 17:20 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia & Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030

5 Juli 2026 - 17:01 WIB

Indonesia Tugaskan Dubes RI di Tehran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

4 Juli 2026 - 19:52 WIB

Kemenpora Dorong Industri Olahraga & Sport Tourism sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional

4 Juli 2026 - 12:43 WIB

Dokter di NTT Diduga Alami Kekerasan, Kemenkes Minta RS Perkuat Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan

4 Juli 2026 - 12:39 WIB

Trending di HUKUM