Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 6 Jul 2026 16:10 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, BPBD Kalsel Modifikasi Motor Trail untuk Terjang Lahan Gambut


 Percepat Penanganan Karhutla, BPBD Kalsel Modifikasi Motor Trail untuk Terjang Lahan Gambut Perbesar

Ricek.ID – Dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus menghadirkan inovasi. Salah satunya adalah modifikasi sepeda motor trail menjadi kendaraan pemadam yang mampu menjangkau kawasan lahan gambut yang sulit dilalui kendaraan berat.

Inovasi tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, usai mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan yang dipimpin Gubernur Kalsel di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru pada Senin (6/7/2026).

Ronny menjelaskan inovasi tersebut lahir sebagai solusi atas kendala yang selama ini dihadapi petugas saat melakukan pemadaman di kawasan lahan gambut yang memiliki kontur tanah lunak dan tidak mampu dilalui kendaraan berbobot besar.

“Tahun ini kami melakukan inovasi untuk penanganan karhutla di lahan gambut. Kontur tanahnya yang lembek tidak memungkinkan dilalui truk tangki maupun kendaraan berat, sehingga kami melakukan modifikasi terhadap sepeda motor trail agar dapat menjangkau lokasi kebakaran,” ujarnya.

Menurut Ronny, penggunaan kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi membuat jangkauan operasi pemadaman menjadi lebih luas. Dengan demikian, api dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas ke area yang lebih besar.

“Diharapkan dengan modifikasi ini cakupan penanggulangan karhutla bisa lebih luas sehingga kebakaran tidak menyebar dan tidak menjadi lebih besar. Harapan kami, inovasi ini juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang memiliki karakteristik lahan serupa,” katanya.

Ronny mengungkapkan efektivitas inovasi tersebut telah dibuktikan melalui simulasi pada Apel Kesiapsiagaan Karhutla. Dalam simulasi itu, petugas mampu memadamkan api dalam waktu kurang dari dua menit dengan penggunaan air yang sangat efisien.

“Tadi kita sama-sama melihat simulasi. Api yang cukup besar dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari dua menit dengan penggunaan air sekitar 10 liter. Ini menunjukkan sistem tersebut cukup efektif dan efisien dalam penanggulangan karhutla,” jelasnya.

Ronny menambahkan inovasi modifikasi motor trail tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Gubernur Kalsel Muhidin agar BPBD menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi geografis daerah.

“Ini merupakan petunjuk langsung dari Bapak Gubernur. Beliau meminta kami mencari solusi agar penanganan karhutla tetap bisa dilakukan meskipun kendaraan berat tidak dapat masuk ke lahan gambut. Alhamdulillah, inovasi ini mampu menjawab kendala yang selama ini kami hadapi di lapangan,” tutup Ronny.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Wali Kota Banjarbaru Siap Selaraskan Komando Mitigasi Kemarau Ekstrem Hadapi Ancaman Karhutla 2026

6 Juli 2026 - 18:30 WIB

Pemko & DPRD Banjarmasin Sepakati Perda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025

6 Juli 2026 - 18:27 WIB

TP PKK Kabupaten Banjar Tingkatkan Kapasitas Kader Sekretariat, Latih Penyusunan Program & Anggaran Desa

6 Juli 2026 - 18:24 WIB

Pastikan Anak Bahagia Saat Sekolah Pertama, Bunda PAUD Banjar Tinjau Pelaksanaan MPLS

6 Juli 2026 - 18:21 WIB

Pemko Banjarbaru Tegaskan Komitmen Melayani Masyarakat & Jaga Kualitas Pelayanan Publik

6 Juli 2026 - 18:18 WIB

Bakesbangpol Kalsel Gandeng Dunia Pendidikan Hadapi Paham Radikalisme di Ruang Siber

6 Juli 2026 - 18:15 WIB

Trending di ADVERTORIAL