Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

NASIONAL · 28 Jul 2026 17:00 WIB

Intensifkan Gerakan Pangan Murah, Kemendagri Upayakan Pengendalian Inflasi Harga


 Intensifkan Gerakan Pangan Murah, Kemendagri Upayakan Pengendalian Inflasi Harga Perbesar

Ricek.ID – Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, meminta Perum Bulog bersama pemerintah daerah (Pemda) memperkuat langkah stabilisasi harga beras, dan minyak goreng secara masif.

Hal itu disampaikan Tomsi, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan Kelancaran Distribusi Bahan Bakar Minyak serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah. Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid dari Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Senin (27/7/2026).

Menurut Tomsi, GPM dinilai mendesak untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi pangan nasional.

Berdasarkan data minggu keempat Juli 2026, tekanan kenaikan harga beras dan minyak goreng telah meluas serta memerlukan perhatian serius, masing-masing tercatat di 152 dan 109 kabupaten/kota.

Selain komoditas beras dan minyak goreng, Tomsi turut menyoroti tingginya disparitas harga bawang putih dari tingkat distributor hingga pengecer.

Kondisi tersebut mengindikasikan pentingnya pengawasan rantai distribusi secara lebih ketat oleh kementerian, lembaga, dan Pemda agar margin harga tetap berada dalam batas wajar.

“Kita lakukan Gerakan Pangan Murah yang masif seperti yang dulu lagi. Dalam proses distribusinya ini juga perlu kita pahami bersama untuk kita bisa menjaga kelayakan harga bawang putih tersebut,” ujar Tomsi.

Merespons arahan tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan pihaknya telah merencanakan GPM, yang difokuskan pada komoditas beras dan akan digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia pada awal Agustus 2026.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Program Perumahan, Pemerintah Tingkatkan Kelayakan Hunian & Berdayakan UMKM Lokal

27 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Sempurnakan Aturan Korupsi, Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan Kekayaan Negara

27 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Utamakan Edukasi & Keselamatan

26 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Trending di EKOBIS