Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

DAERAH · 27 Agu 2026 09:47 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan


 Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut menyampaikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah kabut asap, Kamis (27/8/2026). Foto:Hadi Ricek.ID Perbesar

Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut menyampaikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah kabut asap, Kamis (27/8/2026). Foto:Hadi Ricek.ID

Tanah Laut- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti jalur lintas Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut–Pengayuan Banjarbaru, Kamis (27/8/2026) pagi.

Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang pengendara di sejumlah titik hanya sekitar empat hingga lima meter. Sejumlah pengguna jalan memilih mengurangi kecepatan, sementara sebagian lainnya berhenti sejenak hingga kondisi kembali lebih aman.

Joko (30), salah seorang pengendara sepeda motor yang setiap hari melintas dari Bati-Bati menuju Banjarmasin untuk bekerja, mengaku memilih berhenti ketika kabut asap mulai menebal.

“Setiap pagi saya berangkat ke tempat kerja di jalur lintas ini. Dengan kondisi asap yang seperti ini membuat jarak pandang saya menjadi terganggu, sehingga saya memilih untuk berhenti sampai situasinya agak terang. Kalau tetap dipaksakan, takutnya membahayakan diri sendiri serta orang lain,” ungkap Joko.

Hal serupa disampaikan Novi (28), warga Desa Pandahan. Menurutnya, kabut asap yang cukup tebal pada pagi hari membuat jarak pandang terbatas dan meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan selama berkendara.

“Kabut asap lumayan tebal dan jarak pandang sangat terbatas. Saya memilih berhenti dulu sambil menunggu kabut asapnya berkurang, khawatir kalau terjadi kecelakaan,” kata Novi.

Di tengah kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut meningkatkan patroli serta menyampaikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di sejumlah titik Jalan A Yani.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas akibat terbatasnya jarak pandang serta memastikan pengguna jalan tetap berhati-hati saat melintasi kawasan yang terdampak kabut asap.

Dengan kabut asap yang kembali menebal, pengendara di jalur Tanah Laut–Banjarbaru diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi di lapangan. Pengendara juga diimbau menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan, menggunakan masker serta meningkatkan konsentrasi.

Pengguna jalan diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan apabila jarak pandang terlalu terbatas. Keselamatan di jalan diharapkan tetap menjadi prioritas dibandingkan mengejar kecepatan atau waktu tempuh.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Gubernur & Forkopimda Kalsel Ajak Semua Unsur Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kahutla

15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL