Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 4 Agu 2026 18:35 WIB

Kalsel Job Fair 2026 Sediakan Hampir 2.000 Lowongan Kerja untuk Masyarakat


 Kalsel Job Fair 2026 Sediakan Hampir 2.000 Lowongan Kerja untuk Masyarakat Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) buka Job Fair 2026 di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang akan dilaksanakan hingga Kamis (6/8/2026) ini menjadi upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri.

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengatakan Job Fair merupakan bentuk kesungguhan pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Syarifuddin menjelaskan Job Fair 2026 yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel ini menyediakan hampir 2.000 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor.

Sekda juga menyampaikan tantangan ketenagakerjaan saat ini bukan hanya menyediakan lapangan kerja, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Ini momentum yang sangat baik bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Silakan manfaatkan momen ini untuk mendapatkan lapangan kerja karena sudah disiapkan hampir 2.000 lowongan,” ujarnya.

Syarifuddin menambahkan penyelenggara juga menyediakan kesempatan bagi penyandang disabilitas sehingga seluruh masyarakat memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pekerjaan.

“Bahkan disiapkan juga untuk penyandang disabilitas. Jadi semua masyarakat memiliki kesempatan untuk bekerja,” katanya.

Menurut Sekda, kesempatan kerja yang tersedia cukup luas sehingga para pencari kerja diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik agar mampu memenuhi kebutuhan perusahaan.

“Mudah-mudahan momentum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kesempatan kerja yang disiapkan pada Job Fair ini sangat luas, lebih dari 2.000 lowongan,” jelasnya.

Syarifuddin berharap kegiatan serupa terus berlanjut setiap tahun dengan jumlah perusahaan dan lowongan yang semakin meningkat sehingga semakin banyak masyarakat Kalsel yang terserap bekerja di berbagai sektor.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, mengatakan Job Fair 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memfasilitasi masyarakat memperoleh pekerjaan sekaligus menekan angka pengangguran di Kalsel.

Ia menjelaskan sebanyak 46 perusahaan dari berbagai sektor ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mulai dari manufaktur, perhotelan, perkebunan, pertambangan, pembiayaan, jasa kesehatan, otomotif, telekomunikasi hingga sektor lainnya.

“Pada Job Fair tahun ini tersedia 1.945 lowongan kerja untuk penempatan di dalam negeri, termasuk 10 lowongan yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen terhadap kesempatan kerja yang inklusif,” ujar Irfan.

Selain itu, terdapat 350 lowongan kerja di luar negeri yang difasilitasi Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kalsel. Seluruh informasi lowongan juga dapat diakses secara daring melalui portal Siapkerja.id.

Tidak hanya menghadirkan bursa kerja, Job Fair 2026 juga menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti informasi ketenagakerjaan, wawancara kerja langsung, konseling karier, informasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta stan kuliner.

Kegiatan ini turut melibatkan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalsel yang memberikan informasi mengenai program pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi pencari kerja maupun pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Menurut Irfan, pelaksanaan Job Fair dilatarbelakangi kondisi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kalsel yang tercatat sebesar 3,80 persen pada Februari 2026, turun dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 3,94 persen.

“Job Fair ini menjadi sarana mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri secara langsung. Harapannya masyarakat memperoleh pekerjaan sesuai kompetensinya, sementara perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Irfan berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dunia pendidikan, lembaga pelatihan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan memperluas kesempatan kerja di Kalsel.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Angkat Semangat Pengabdian Guru, Tari Srikandi PGRI Antar Balangan Raih Juara 1

8 November 2026 - 11:00 WIB

Integrasikan Pertanian & Peternakan dalam Pendidikan, STTAM Nias Barat Siapkan Mahasiswa Jadi Lulusan Mandiri

7 November 2026 - 11:56 WIB

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL