Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 7 Agu 2026 18:40 WIB

Pastikan Stabilitas Harga Bapok Terjaga, Disdag Kalsel Rutin Lakukan Pemantauan


 Pastikan Stabilitas Harga Bapok Terjaga, Disdag Kalsel Rutin Lakukan Pemantauan Perbesar

Ricek.ID – Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag Kalsel) terus memperkuat pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok.

Kepala Disdag Kalsel, Ahmad Bagiawan, di Banjarmasin pada Jumat (7/8/2026) mengatakan berdasarkan hasil pemantauan perkembangan harga barang kebutuhan pokok di 13 kabupaten/kota pada Minggu ke-5 Juli 2026 (27–31 Juli 2026), secara umum kondisi harga masih relatif terkendali meskipun terdapat pergerakan pada beberapa komoditas tertentu.

“Pemantauan harga dilakukan secara berkala untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar serta menjaga kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Bagiawan menjelaskan sejumlah komoditas strategis masih menunjukkan kondisi yang stabil. Harga rata-rata provinsi untuk beras premium tercatat tetap di angka Rp15.700 per kilogram, sedangkan harga MinyaKita juga tidak mengalami perubahan dengan rata-rata Rp16.258 per liter.

Selain itu, harga daging ayam ras juga mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya sehingga rata-rata provinsi berada pada kisaran Rp32.577 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras relatif stabil dengan rata-rata Rp15.085 per kilogram.

Namun demikian, Bagiawan mengakui masih terdapat beberapa komoditas hortikultura yang mengalami fluktuasi harga. Salah satunya cabai rawit merah lokal yang mengalami kenaikan rata-rata sekitar 11,41 persen dibandingkan pekan sebelumnya, sedangkan harga cabai merah keriting justru mengalami penurunan sekitar 4,89 persen.

“Fluktuasi harga pada komoditas hortikultura umumnya dipengaruhi faktor pasokan, kondisi cuaca, dan distribusi. Karena itu kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, distributor, serta instansi terkait agar pasokan tetap terjaga,” katanya.

Bagiawan menambahkan, Disdag Kalsel akan terus memperkuat pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok serta melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional maupun modern. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi gejolak harga maupun gangguan pasokan.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen menjaga stabilitas harga sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok kebutuhan pokok secara umum masih tersedia. Pemerintah akan terus hadir memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap terkendali,” tutupnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

HUT ke-81 TNI, Lanal Kotabaru Bagikan Sembako kepada Masyarakat

24 September 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Trending di ADVERTORIAL