Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 9 Agu 2026 19:37 WIB

Menag RI Kunjungi Provinsi Kalsel, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan & Alam


 Menag RI Kunjungi Provinsi Kalsel, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan & Alam Perbesar

Ricek.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin sambut kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) KH. Nasaruddin Umar beserta rombongan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin pada Minggu (9/8/2026) dalam rangka kunjungan kerja ke Provinsi Kalsel. Penyambutan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para habib, tokoh agama, serta ribuan undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menag KH. Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, kerukunan antarumat beragama, serta kelestarian lingkungan sebagai fondasi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Nasaruddin menilai Kalsel merupakan daerah yang patut disyukuri karena dianugerahi kekayaan alam dan potensi yang melimpah. Menurutnya, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kuatnya persatuan, baik antaretnis, antarumat beragama, maupun antara pemerintah dan masyarakat.

“Persatuan dan kesatuan, persatuan antaretnik, persatuan antarumat beragama, persatuan antara sesama pemerintah dengan masyarakat, itu kunci. Kalau itu berhasil, maka langit juga akan membuka rezekinya, bumi pun juga akan membuka rezekinya. Itu keyakinan kita sebagai umat beragama,” ujarnya.

Nasaruddin berharap Kalsel dapat mencapai berbagai target pembangunan yang telah disusun bersama, mulai dari intensifikasi pertanian, sektor perkebunan, perdagangan, hingga sektor lainnya. Menurutnya, berbagai target tersebut akan lebih mudah diwujudkan apabila kerukunan dan persatuan masyarakat terus terjaga.

Menag juga menyoroti pentingnya peran tokoh lintas agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Ia menilai kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi fundamental untuk mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.

“Kalau tokoh umat beragama ini kompak, maka perbedaan pendapat apa pun juga tidak akan pernah terjadi secara kuat. Tapi sebaliknya, kalau ada gangguan lintas agama, itu puncak dari permasalahan ini. Pengalaman membuktikan bahwa kalau perbedaan etnik, kalau perbedaan politik, tidak seberapa dampaknya, tapi kalau konflik antaragama itu bisa sangat dahsyat. Untuk itu, mari kita jaga bersama kerukunan dan keharmonisan kehidupan umat beragama,” tegasnya.

Selain kerukunan, Nasaruddin mengingatkan masyarakat agar turut menjaga kelestarian alam. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak merusak maupun membakar lingkungan, tetapi membangun hubungan yang harmonis dengan alam.

“Jangan memusuhi alam, jangan membakar alam, jangan merusak alam. Tapi mari kita bersahabat dengan alam. Insya Allah alam itu akan memberikan, membuka dirinya, membuka rahasianya, membuka rahmatnya kalau kita mendekati secara rohani,” ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Kalsel Muhidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Menag ke Kalsel. Menurutnya, kehadiran Menag menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kalsel.

Muhidin mengatakan kunjungan tersebut semakin memperkuat kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis, toleran, dan penuh persaudaraan.

“Kunjungan Bapak Menteri tentunya juga memperkuat kolaborasi dan sinergi kita untuk mempertahankan kehidupan beragama yang harmonis dan toleran. Insya Allah, Kalsel akan menjadi pilar Indonesia dalam merawat peradaban kehidupan beragama dalam bingkai persatuan, persaudaraan, dan toleransi,” katanya.

Muhidin juga bersyukur di usia ke-76, Provinsi Kalsel tetap dikenal sebagai daerah yang agamis, aman, dan damai. Ia menyebut peningkatan indeks kerukunan umat beragama tidak terlepas dari kontribusi pendidikan agama, majelis taklim, serta berbagai forum keagamaan yang berkembang di masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk terus memperkuat moderasi beragama demi terwujudnya Banua yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PLN dan LPKSM Borneo Kalimantan Perkuat Edukasi Digital bagi Pelaku UMKM

25 September 2026 - 19:29 WIB

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

HUT ke-81 TNI, Lanal Kotabaru Bagikan Sembako kepada Masyarakat

24 September 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Trending di HEADLINE