Ricek.ID- Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (15/8/2026) siang.
Kobaran api terlihat membakar semak belukar di sisi Jalan Raya Pelaihari–Banjarmasin. Berdasarkan pantauan sekitar pukul 14.40 WITA, asap tebal membumbung ke udara dan terlihat jelas dari badan jalan.
Petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya.
Salah seorang pengguna jalan, Heru (45), warga Pelaihari, mengaku melihat kobaran api berada cukup dekat dengan badan jalan saat melintas menuju Pelaihari.
“Kobaran api terlihat cukup dekat dengan jalan raya. Beruntung, di sekitar lokasi yang terbakar tidak ada rumah warga,” tuturnya.
Heru berharap kejadian serupa tidak terus berulang karena asap yang ditimbulkan karhutla dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama apabila meluas dan menyebabkan kabut asap.
“Semoga jangan terus-terusan muncul kebakaran seperti ini. Kalau sampai jadi kabut asap, tentu sangat mengganggu kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan mencegah api meluas.
Kondisi lahan yang kering, cuaca panas, serta hembusan angin menjadi sejumlah faktor yang dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, kewaspadaan seluruh pihak dinilai penting, terutama selama kondisi cuaca masih mendukung terjadinya kebakaran lahan.
Pengguna jalan yang melintas di kawasan terdampak asap juga diimbau meningkatkan kehati-hatian, mengurangi kecepatan kendaraan, serta menggunakan pelindung pernapasan apabila kondisi asap semakin pekat.













