Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

ADVERTORIAL · 16 Agu 2026 21:49 WIB

Pemkab Banjar Jalin Kesepakatan dengan Tiga Lembaga Pemasyarakatan Wujudkan Pendidikan Inklusif


 Pemkab Banjar Jalin Kesepakatan dengan Tiga Lembaga Pemasyarakatan Wujudkan Pendidikan Inklusif Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar pastikan komitmen terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk anak dan warga binaan. Upaya tersebut ditandai dengan kesepakatan bersama tiga lembaga pemasyarakatan untuk penyelenggaraan program pendidikan.

Tiga lembaga yang terlibat yakni Lapas Narkotika Kelas II A Karang Intan, Lapas Perempuan Kelas II A Martapura, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura. Program yang disepakati mencakup pendidikan keaksaraan, pendidikan kesetaraan, dan keterampilan.

Penandatanganan Nota Kesepakatan dilaksanakan di RTh Alun Aluh Ratu Zalecha Martapura pada Jumat (14/8/2026) bersamaan dengan Apel Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar.

Penandatanganan tersebut langsung oleh Bupati Banjar Saidi Mansyur bersama pimpinan ketiga lembaga pemasyarakatan menandatangani dokumen kerja sama tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, dalam rilis pada Minggu (16/8/2026) menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk berkembang.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Anak dan warga binaan juga harus memiliki kesempatan untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperoleh keterampilan sebagai bekal membangun masa depan,” ungkapnya.

Liana Penny berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian. Bekal yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial setelah masa pembinaan selesai.

Kolaborasi antarlembaga dinilai penting untuk memastikan layanan pendidikan dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen mendukung terciptanya layanan pendidikan yang inklusif, tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi peserta didik.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Banjar dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkeadilan. Pendidikan diharapkan menjadi ruang untuk membuka peluang baru dan mendorong anak serta warga binaan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

299 Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi HUT ke-81 RI, 6 Langsung Bebas

18 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Disbudporapar Banjar Perkuat Promosi Budaya Lewat Media Digital

17 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Tutup Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026, Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa & Negara

17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Wagub Kalsel Hasnuryadi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Gubernur Kalsel Serahkan SK Remisi HUT RI ke-81 Kepada 6.189 Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 22:55 WIB

HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Meriah, Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat hingga Panjat Pinang

17 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Trending di DAERAH