Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 16 Agu 2026 21:49 WIB

Pemkab Banjar Jalin Kesepakatan dengan Tiga Lembaga Pemasyarakatan Wujudkan Pendidikan Inklusif


 Pemkab Banjar Jalin Kesepakatan dengan Tiga Lembaga Pemasyarakatan Wujudkan Pendidikan Inklusif Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar pastikan komitmen terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk anak dan warga binaan. Upaya tersebut ditandai dengan kesepakatan bersama tiga lembaga pemasyarakatan untuk penyelenggaraan program pendidikan.

Tiga lembaga yang terlibat yakni Lapas Narkotika Kelas II A Karang Intan, Lapas Perempuan Kelas II A Martapura, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura. Program yang disepakati mencakup pendidikan keaksaraan, pendidikan kesetaraan, dan keterampilan.

Penandatanganan Nota Kesepakatan dilaksanakan di RTh Alun Aluh Ratu Zalecha Martapura pada Jumat (14/8/2026) bersamaan dengan Apel Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar.

Penandatanganan tersebut langsung oleh Bupati Banjar Saidi Mansyur bersama pimpinan ketiga lembaga pemasyarakatan menandatangani dokumen kerja sama tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, dalam rilis pada Minggu (16/8/2026) menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk berkembang.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Anak dan warga binaan juga harus memiliki kesempatan untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperoleh keterampilan sebagai bekal membangun masa depan,” ungkapnya.

Liana Penny berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian. Bekal yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial setelah masa pembinaan selesai.

Kolaborasi antarlembaga dinilai penting untuk memastikan layanan pendidikan dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen mendukung terciptanya layanan pendidikan yang inklusif, tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi peserta didik.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Banjar dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkeadilan. Pendidikan diharapkan menjadi ruang untuk membuka peluang baru dan mendorong anak serta warga binaan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pasca Tunaikan Rukun Islam Kelima, Para Jamaah Haji Silaturahmi & Pembinaan di Masjid As Syuhada Tanah Laut

8 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Gelar Bimtek Olahan Waluh di Sungai Batang, DKPP Banjar Tingkatkan Nilai Jual Pangan Lokal

8 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Banjar Fasilitasi Peran Masyarakat Tangkal Radikalisme & Berita Hoaks

8 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sosialisasi Penggunaan Pestisida Aman, Distan Banjar Jaga Kesehatan Petani & Lingkungan

8 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Tim Juri STBM Award Kalsel Turun ke Mahela, Pemkab HST Diuji Wujudkan Sanitasi Berbasis Perubahan Perilaku

8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSJ Sambang Lihum Tingkatkan Kesiapsiagaan Lindungi Pasien di Tengah Ancaman Karhutla

8 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Trending di ADVERTORIAL