Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

Banjarmasin · 18 Agu 2026 18:52 WIB

World Cleanup Day 2026, Pemko Banjarmasin Dukung ULM Jadi Kampus Pertama Kelola Sampah 100% Mandiri


 World Cleanup Day 2026, Pemko Banjarmasin Dukung ULM Jadi Kampus Pertama Kelola Sampah 100% Mandiri Perbesar

Ricek.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin, hadiri Pembukaan Kampanye World Cleanup Day 2026 di Universitas Lambung Mangkurat pada Selasa (18/8/2026). Kampanye dibuka oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.

World Cleanup Day merupakan gerakan lingkungan terbesar di dunia yang dilaksanakan serentak di 211 negara dan telah masuk kalender resmi PBB. Di Indonesia, kegiatan tahun ini mengusung tema “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Memerdekakan Sampah” dan berlangsung 17 Agustus-28 Oktober 2026. Puncaknya akan digelar 20 Oktober 2026 di Universitas Atma Jaya Jakarta.

Sekda Ichrom Muftezar menyampaikan bahwa Pemko Banjarmasin saat ini menyiapkan 7 regulasi penanganan sampah dari hulu, tengah, hingga hilir. Salah satunya pengelolaan sampah skala kawasan, termasuk kawasan pendidikan.

“Yang pertama kali dilaksanakan di Kampus ULM. Tadi Pak Rektor juga menyampaikan akan membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa terkait pengelolaan sampah. Ini sejalan dengan yang disiapkan Pemkot. Insyaallah kami akan membantu ULM mewujudkan niat mengelola sampah secara mandiri, 100% di dalam kampus,” ujarnya.

Regulasi lain menyasar sektor Horeka, SPBU, catering, agen 3R, hingga bank sampah.

“Pemerintah Kota tidak mungkin berjalan sendiri. Perlu dukungan semua pihak,” tegasnya.

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyebut ULM diharapkan menjadi kampus pertama di Indonesia yang mampu mengelola sampah 100% secara mandiri.

“Tiga masalah substansial sampah nasional adalah tata kelola, sistem pengolahan, dan KIE. Melalui UKM dan KKN Tematik di ULM, saya yakin dalam waktu tidak lama bisa jadi contoh pertama di tanah air,” katanya.

Hanif juga mengapresiasi Banjarmasin yang hidup di atas sungai.

“Kalau Banjarmasin bisa ditangani serius, akan jadi parameter regional Kalimantan. Kalau Banjarmasin bisa, yang lain mestinya tidak serumit Banjarmasin.”

Sementara itu Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri menyatakan hal tersebut bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.

“Mudah-mudahan hari ini jadi kebangkitan pengolahan sampah yang lebih sistematis. Kita akan bentuk UKM peduli sampah sebagai duta ULM bekerja sama dengan pemerintah daerah,” ucapnya.

National Leader WCD Indonesia Andy Bahari menambahkan, periode panjang 2,5 bulan dipilih agar menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Turut hadir jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Jefrie Fransyah, kepala OPD, civitas akademika ULM, dan relawan lingkungan.

Sumber : Prokom Banjarmasin

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tekan Inflasi, Pemkab Kotabaru Buka Bazar Dagang 2026 Serta Luncurkan KEPO & Kios Jukung Pangan

20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Jalur Tala-Banjarbaru, Pemdes Gunung Raja Bagikan Masker kepada Pengendara

20 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Polres Tanah Laut Gelar Salat Istisqa, Berdoa di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Wali Kota Banjarmasin Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum & Pembangunan Daerah

18 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Dispersip Banjar Gelar “Seibu Pertiwi” Meriahkan Hari Jadi & HUT RI ke-81

18 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Rapat Paripurna DPRD Banjar, Bupati Sampaikan Raperda Perubahan APBD Rp3,14 Triliun

18 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL