Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

INTERNASIONAL · 22 Agu 2026 17:57 WIB

Indonesia & RRT Sepakat Jaga Stabilitas Laut China Selatan


 Indonesia & RRT Sepakat Jaga Stabilitas Laut China Selatan Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyepakati dukungan penuh terhadap implementasi Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (DoC), serta mendorong percepatan penyelesaian Code of Conduct (CoC) di Laut China Selatan dengan tetap mengedepankan sentralitas ASEAN.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam keterangan resmi pasca pertemuan di Jakarta pada Jumat (21/8/2026) menegaskan, dialog serta pemeliharaan kemitraan yang inklusif merupakan kunci utama untuk menjaga stabilitas, dan perdamaian di kawasan di tengah dinamika geopolitik global.

“Kawasan kita membutuhkan kemitraan yang dibangun atas dasar prinsip saling menghormati dan saling pengertian untuk menjaga kawasan tetap damai, terbuka, dan inklusif,” ujar Menlu RI.

Selain isu Laut China Selatan, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang politik, keamanan, pertahanan, penegakan hukum, pemberantasan kejahatan lintas negara, hingga keamanan siber.

Di sektor pertahanan, Indonesia dan Tiongkok memperkuat mekanisme hubungan militer (military-to-military) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan People’s Liberation Army (PLA).

Kedua delegasi juga bertukar pandangan terkait situasi geopolitik di Timur Tengah dan mendorong tercapainya solusi politik yang adil serta berkelanjutan bagi Palestina.

Selain itu, penguatan integrasi ekonomi regional dinilai menjadi pilar penting dalam menciptakan kawasan yang stabil dan sejahtera secara berkelanjutan.

Kesepakatan dan pembahasan strategis tersebut dicapai dalam Pertemuan ke-2 Mekanisme Dialog 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan antara Indonesia dan RRT yang dipimpin oleh Menlu RI Sugiono, dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menlu RRT Wang Yi dan Menhan RRT Dong Jun di Gedung Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

24 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Terus Penuhi Kebutuhan Penanganan, Presiden Prabowo Optimis Karhutla Segera Terkendali

23 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Bahas AI & Transfer Teknologi, Indonesia-RRT Siapkan Kelompok Kerja

23 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Tiba di Kalbar, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Karhutla & Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya

22 Agustus 2026 - 18:51 WIB

KPK Tetapkan Rektor Unsoed & Lima Orang Tersangka Korupsi PMB

22 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ratifikasi IEU CEPA Buka Lebar Peluang Bisnis & Investasi bagi Indonesia-Uni Eropa

21 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Trending di EKOBIS