Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

ADVERTORIAL · 2 Sep 2026 22:38 WIB

Kendalikan Karhutla, BPBD Kalsel Terapkan Metode Pipa Suntik Gambut


 Kendalikan Karhutla, BPBD Kalsel Terapkan Metode Pipa Suntik Gambut Perbesar

Ricek.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) terus perkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya pada wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, di Banjarbaru pada Rabu (2/9/2026) mengatakan penanganan karhutla pada lahan gambut membutuhkan metode khusus karena api tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah.

Salah satu upaya yang diterapkan adalah penggunaan pipa atau metode suntik gambut dengan mengalirkan air langsung ke lapisan gambut yang terbakar maupun berpotensi terbakar.

“Untuk lahan gambut, penanganannya memang tidak cukup hanya dengan melakukan pemadaman di permukaan. Air perlu diarahkan hingga ke bagian gambut yang terbakar di bawah permukaan,” ujarnya.

Menurut Ronny, metode tersebut menjadi bagian dari strategi pemadaman untuk memastikan bara api yang berada di dalam lapisan gambut dapat dibasahi secara optimal sehingga mengurangi potensi api kembali muncul.

Penggunaan pipa dilakukan dengan memasukkan atau mengarahkan saluran air ke titik-titik tertentu pada lahan gambut. Dengan demikian, distribusi air dapat menjangkau bagian bawah permukaan yang sulit ditangani apabila hanya menggunakan penyiraman dari atas.

Ronny menjelaskan, efektivitas penanganan karhutla tetap bergantung pada kondisi lapangan, kedalaman titik api, ketersediaan sumber air, serta akses menuju lokasi. Karena itu, personel di lapangan melakukan pemantauan dan menentukan metode penanganan berdasarkan kondisi masing-masing lokasi.

Selain pemadaman, BPBD Kalsel juga menekankan pentingnya upaya pencegahan dan pembasahan lahan gambut, terutama pada kawasan yang memiliki potensi tinggi mengalami kekeringan.

“Yang paling penting adalah bagaimana api tidak meluas dan titik-titik yang sudah ditangani benar-benar dipastikan padam. Untuk gambut, pendinginan dan pembasahan harus dilakukan secara maksimal,” katanya.

BPBD Kalsel terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya dalam penanganan karhutla. Sinergi tersebut diperlukan agar pemadaman dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan menyesuaikan karakteristik wilayah.

Ronny menegaskan, penanggulangan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga memastikan kondisi lahan aman setelah proses pemadaman sehingga potensi munculnya kembali titik api dapat diminimalkan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

22 Ketua PAC Hanura se-Kotabaru Dilantik, Sayed Sultan: PAC Ujung Tombak Partai

13 September 2026 - 19:14 WIB

Gubernur Kalsel Sampaikan Duka atas KM Virgo Transport 8

13 September 2026 - 17:51 WIB

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Tanah Laut Berganti, Kapolres Tekankan Loyalitas dan Soliditas

12 September 2026 - 13:32 WIB

Peserta SESPIMTI Polri Gali Penanganan Karhutla di Tanah Laut

12 September 2026 - 11:58 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Tangani Karhutla

11 September 2026 - 04:40 WIB

Trending di ADVERTORIAL