Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

ADVERTORIAL · 16 Sep 2026 13:43 WIB

Desa Pekauman Ajak Warga Hidupkan Budaya Cek Kesehatan


 Desa Pekauman Ajak Warga Hidupkan Budaya Cek Kesehatan Perbesar

Ricek.ID – Mencegah penyakit sebelum bertandang kini menjadi napas baru dalam pelayanan publik di Desa Pekauman, Kabupaten Banjar. Menyadari kesehatan adalah fondasi paling berharga bagi kesejahteraan warga, Pemerintah Desa Pekauman kembali menghidupkan ikhtiar preventif melalui Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) pada Rabu (16/9/2026).

Sejak pagi, balai Posyandu tak sekadar menjadi tempat penimbangan balita, melainkan ruang hangat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memeriksakan kondisi tubuh, berkonsultasi, hingga merawat pola hidup sehat.

Langkah ini menegaskan pergeseran paradigma kesehatan masyarakat: bahwa menemui tenaga medis tak perlu menunggu tubuh terkulai sakit.

Pambakal Desa Pekauman, Siti Aisyah, menegaskan keberadaan Posyandu berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan komitmen nyata pemerintah desa dalam mendekatkan akses pelayanan medis berkualitas hingga ke pintu-pintu rumah warga.

Menurut Aisyah, mendeteksi dini indikasi gangguan kesehatan jauh lebih utama dibanding harus mengobati ketika penyakit telah memburuk.

“Posyandu ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini. Kami ingin masyarakat tidak menunggu sakit terlebih dahulu baru memeriksakan kesehatan,” ujar Aisyah.

Melalui skema ILP, Posyandu kini hadir lebih inklusif. Ia tak hanya menjadi tempat deteksi fisik, tetapi juga ruang syiar edukasi dan komunikasi interaktif antara warga, kader, dan tenaga medis.

Pemerintah Desa Pekauman berjanji akan terus menyokong keberlangsungan program ini agar kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin mengakar dalam keseharian masyarakat.

Keberhasilan penguatan kesehatan desa tentu tak lepas dari dedikasi para kader Posyandu. Merekalah para pejuang kesadaran yang dengan telaten merangkul, mengetuk hati, dan memberi pemahaman kepada tetangga sekitar agar mau memeriksakan diri secara berkala.

Siti Aisyah memberikan apresiasi mendalam atas peran ikhlas para kader yang tak kenal lelah mengabdi untuk kemaslahatan warga Pekauman.

“Kami tentu sangat mengapresiasi para kader Posyandu. Mereka menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan dan mengedukasi masyarakat. Pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” tuturnya hangat.

Ia memungkas dengan pesan mengajak agar warga Pekauman tak lagi canggung mendatangi fasilitas Posyandu. Sebab bagi Aisyah, merawat kesehatan bukan sekadar urusan pribadi, melainkan bagian dari ikhtiar bersama menjaga keharmonisan dan masa depan desa.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemarau Mencekik Warga Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Turun Langsung Salurkan Air Bersih

16 September 2026 - 19:15 WIB

TP Posyandu Kabupaten Banjar Bina 20 Desa Pilot Project Pelayanan 6 SPM

16 September 2026 - 19:12 WIB

Dorong Penguatan Sektor Pertanian, Bupati Banjar Kukuhkan KTNA 2026–2031

16 September 2026 - 19:09 WIB

TP PKK Banjar Raih Juara I Yel-Yel Jambore Kader PKK Kalsel 2026

16 September 2026 - 19:06 WIB

Dispersip Kalsel Dorong Budaya Membaca & Berpikir Kritis dalam Peringatan Hari Literasi Internasional 2026

16 September 2026 - 19:04 WIB

Perkuat Pembinaan Basket, Perbasi Kalsel Sasar Sekolah hingga Akademi Wasit

16 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di ADVERTORIAL